Jokowi prihatin pemodal RI pilih bangun properti di luar negeri
"Pemilik modal kita justru ingin membangun di luar negeri padahal kita masih kurang rumah 13 juta unit."
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku prihatin dengan adanya pemodal dan pengembang nasional yang berkeinginan membangun properti di luar negeri, sementara di dalam negeri masih ada kekurangan rumah.
"Pemilik modal kita justru ingin membangun di luar negeri padahal kita masih kurang rumah 13 juta unit," kata Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Senin (18/7).
Menurut Presiden, tanpa ada keberanian mengubah kondisi itu maka kejadian lucu itu akan terus berlanjut. "Perlu insentif yang memberi keuntungan kepada pengembang agar mereka membangun di sini. Ini juga termasuk infrastruktur jalan tol dan rumah sakit," kata Jokowi.
Jokowi menyebutkan banyak faktor yang mempengaruhi penanaman modal asing langsung (FDI) di suatu daerah. "Dari sisi kompetisi, kita banyak kalah dengan negara tetangga kita baik Thailand maupun Vietnam, yang dulu di bawah kita, sekarang melampaui kita, kalau tidak berani membenahi kita akan tertinggal," katanya.
Jokowi juga menyebutkan fasilitas BPHTB untuk DIRE banyak terkait dengan daerah sehingga ujung tombaknya berada di daerah. "Yang banyak terkait adalah bupati, wali kota dan gubernur, tanpa berani berubah, kejadiannya malah lucu, pemilik modal kita justru ingin membangun di luar negeri padahal kita masih kurang rumah 13 juta unit," katanya.
Menurut Presiden, kalau fasilitas BPHTB untuk DIRE segera direalisasikan maka pergerakan investasi akan cepat.
Pemberian fasilitas BPHTB untuk penerbitan DIRE merupakan salah satu kebijakan dalam Paket Kebijakan Ekonomi XI yang diterbitkan akhir Maret 2016.
DIRE merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan pada aset real estat (properti).
Reksa dana jenis DIRE akan digunakan untuk membeli tanah, bangunan, gedung, perkantoran, hotel, apartemen, rumah sakit, saham dan obligasi perusahaan pengembang. Dana tersebut dikelola secara profesional oleh manajer investasi untuk dikelola ke dalam properti.
Baca juga:
Permintaan kredit perumahan BTN naik di kuartal II-2016
Pasar rumah mewah kena imbas pelemahan ekonomi
Rumah seharga Rp 500 juta masih jadi primadona di Jabodetabek
Pengembang perumahan bakal wajib sediakan transportasi umum
Penduduk daerah ini diberikan uang puluhan juta agar pergi dari kota
BI: Pelonggaran aturan LTV dongkrak penyaluran KPR 6,65 persen
Rumah di Tangerang ini dijual Rp 260 juta, cicilan Rp 2,5 juta/bulan