Jokowi-Prabowo Sepakat Perlu Ketegasan dan Pengawasan Ketat Atasi Masalah Tambang
Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto, mengatakan diperlukan ketegasan suatu pemerintah dalam mengatasi permasalahan tambang. Di mana, salah satu masalahnya, di Indonesia saat ini ada 8 juta hektare lubang tambang belum ditutup kembali.
Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto, mengatakan diperlukan ketegasan suatu pemerintah dalam mengatasi permasalahan tambang. Di mana, salah satu masalahnya, di Indonesia saat ini ada 8 juta hektare lubang tambang belum ditutup kembali.
"Yang dibutuhkan pemerintah yang tegas dan berani menindak. Kita tahu perusahaan ini sudah tidak di Indonesia. Kita bisa kejar melalui pengadilan internasional, PBB, interpol. Saya prihatin dan saya akan fokus mencari cara mengatasi ini," ujarnya saat debat kedua capres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2).
Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo (Jokowi), mengungkapkan pemerintah sudah bekerja sama dengan komisi pemberantasan korupsi (KPK) sejak 2015 melalui gerakan penyelamatan sumber daya alam (SDA). "Banyak yang telah dikerjakan. Tetapi di samping penegakan hukum kita juga kerjakan banyak hal," ucapnya.
Jokowi menambahkan, ke depan, dirinya akan mengedepankan pengawasan untuk menyelesaikan permasalahan ini. "Memang ada satu dua tiga yang belum dikerjakan. Tapi dengan pengawasan satu per satu bisa diselesaikan. Seperti, Bukit Asam sebagian besar yang ditambang sudah dihutankan kembali," jelasnya.
Prabowo melanjutkan pihaknya juga akan mewaspadai kehadiran perusahaan multinasional nakal. "Ini kita alami. Kita harus lebih galak lagi. Yang tidak mentaati ketentuan yang harus dia laksanakan."
Baca juga:
Debat Kedua Capres, Jokowi Sebut Prabowo Punya Ratusan Hektare Lahan di Kalimantan
Prabowo Ingin Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Dipisah
Tak Ada Korban Jiwa Dalam Ledakan Dekat Lokasi Debat Capres
Kapolda Metro Jaya Sebut Ledakan Dekat Lokasi Debat Capres Merupakan Petasan
Panser TNI hingga Anjing K9 Disiagakan untuk Amankan Debat Pilpres
Disentil Prabowo Perusahaan Nakal Kongkalikong sama Pejabat, Ini Jawaban Jokowi
Debat Kedua Capres, Jokowi Target Bagikan Konsesi Lahan 12,7 Juta Hektare