Jokowi Minta Perluasan Akses Ekspor Otomotif ke Australia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan dari Perdana Menteri Australia yang baru terpilih, Anthony Albanese. Dalam pertemuan tersebut, dia meminta kepada pihak Australia untuk bisa memperluas akses kerja sama ekonomi, dengan adanya nilai tambah yang tinggi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan dari Perdana Menteri Australia yang baru terpilih, Anthony Albanese. Dalam pertemuan tersebut, dia meminta kepada pihak Australia untuk bisa memperluas akses kerja sama ekonomi, dengan adanya nilai tambah yang tinggi.
"Kita lebih fokus kepada kerja sama ekonomi, beberapa hal disampaikan pentingnya perluasan akses produk Indonesia dengan nilai tambah tinggi ke Australia misalnya otomotif," kata Jokowi saat jumpa pers, Senin (6/6).
Jokowi bercerita, Indonesia baru saja melakukan ekspor perdana terhadap mobil CBU (completely build-up) unit Toyoya Fortuner ke Australia. Hal itu dilakukan pada Februari kemarin, di mana seluruh perakitannya berada di Indonesia.
Sebagai informasi, ekspor mobil ke Australia ini diproduksi di pabrikan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Karawang, Jawa Barat. Jokowi menyatakan Toyota Motor Manufacturing Indonesia berhasil membuktikan pandemi COVID-19 tidak hanya menjadi tantangan melainkan juga menjadi peluang usaha.
"Pandemi juga membuka untuk kita bisa mengambil peluang dan kesempatan yang ada, baik itu mengambil pasar pasar baru, yang peluang itu hari ini telah terbukti di ambil kesempatan itu dengan baik oleh PT Toyota Motor Manufacturing dengan ekspor perdananya ke Australia," bangga Jokowi.
Saat ini, Indonesia telah mengekspor mobil ke hampir 80 negara di 4 benua, yaitu Amerika, Afrika, Asia, dan Australia.
Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Menteri Erick Soal Larangan Ekspor EBT: Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri
Nilai Ekspor RI di 2021 Naik 43,56 Persen
Insentif Pajak Impor Alat Kesehatan Berakhir Juni, Akan Diperpanjang?
Pemerintah Dorong Kinerja Ekspor UMKM Lewat KITE IKM
Indonesia Sempat Larang CPO, Malaysia Setop Ekspor Ayam Demi Turunkan Harga
Menteri Sri Mulyani Waspadai Kegiatan Jalan-Jalan Keluar Negeri Orang Kaya RI