LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jokowi minta Mentan Amran percepat bangun waduk dan embung

Presiden Joko Widodo meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk mempercepat pembangunan 49 waduk dan 30.000 embung tahun ini. Kedua fasilitas ini penting segera dibangun untuk menunjang prasarana pertanian di Tanah Air.

2017-05-06 18:00:00
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk mempercepat pembangunan 49 waduk dan 30.000 embung tahun ini. Kedua fasilitas ini penting segera dibangun untuk menunjang prasarana pertanian di Tanah Air.

"49 waduk dan 30.000 embung dibangun 2017 ini," kata Jokowi, Sabtu (6/5) pada pembukaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XV di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Menurut Jokowi, waduk dan embung penting dibangun agar kebutuhan air untuk lahan pertanian terpenuhi. Sehingga produktifitas pertanian di Indonesia semakin membaik di masa yang akan datang.

"Pertanian itu kan butuh air, makanya kita bangun waduk dan embung," tegasnya.

Adapun, provinsi yang paling banyak membutuhkan waduk dan embung berada di Nusa Tenggara Barat (NTB). Karena di daerah ini masih sangat membutuhkan, untuk kebutuhan pertanian. Akan tetapi, Jokowi tidak menyebutkan jumlah waduk dan embung yang dibangun di NTB.

"Karena kunci pertanian itu terpenuhi kebutuhan air,” imbuhnya.

Selain itu, Jokowi juga menjanjikan akan membangun irigasi, agar pasokan air untuk pertanian bisa terpenuhi pada tahun ini. Sehingga, beberapa komoditi pertanian, seperti jagung mulai tahun 2017 ini tidak perlu lagi diimpor.

Kebutuhan jagung di dalam negeri mencapai 3,6 juta ton. Hingga akhir 2016 lalu, sebut Jokowi, hanya 900.000 ton yang harus diimpor. Dia berharap, tahun 2017 ini petani jagung sudah bisa memenuhi kebutuhan jagung nasional, sehingga impor bisa dihentikan.

Jokowi juga meminta Kementerian Pertanian agar mengatur dan mengontrol dengan baik jumlah komoditi yang ditanam oleh petani. Ini penting dilakukan agar bahan baku yang diproduksi tidak berlebihan, sehingga membuat harganya turun.

"Itu tugas Menteri Pertanian awasi, agar tidak berlebihan nantinya," jelasnya.

Selain itu, Jokowi juga meminta kepada Gubernur dan Bupati/Wali Kota seluruh Indonesia agar bisa melihat peluang-peluang komoditi pertanian yang cocok di daerah masing-masing.

Seperti dicontohkan, komoditi kopi arabika seperti yang ada di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, Provinsi Aceh, yang memiliki cita rasa yang diakui dunia, juga bisa ditanam di daerah-daerah lainnya.

"Kakao juga masih berpotensi. Sekarang pasokan kakao masih kurang, makanya perlu dibudidayakan lagi," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
RI siap saingi Pakistan & Malaysia rebut dana di KTT Belt and Road
H-20 Lebaran, pengerjaan 3 proyek di tol Jakarta-Cikampek dihentikan
80 Kilometer jalan di Kabupaten Bekasi rusak parah
Pemprov Jabar dorong Tol Soroja bisa segera rampung
Jokowi: Proyek Strategis Nasional harus bisa entaskan kemiskinan
Pertama di Indonesia, NTT bangun jembatan dengan turbin 300 MW
Warga Boyolali tutup Tol Soker tuntut ganti untung segera dibayar

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.