Jokowi: Kalau ada kendala urus izin perumahan, hubungi saya
Pokok dari paket kebijakan tersebut adalah mempercepat penyediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan harga terjangkau. Paket kebijakan tersebut sekaligus mengurangi regulasi dan biaya bagi pengembang untuk membangun rumah.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saat ini pemerintah komitmen dalam menyederhanakan perizinan dan birokrasi di sektor properti. Bahkan, pemerintah telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi jilid XIII untuk menambah ketertarikan investasi di sektor properti.
"Sudah dilakukan deregulasi perizinan dan penyederhanaan birokrasi di sektor properti. Sudah kita potong-potong, memang masih ada yang perlu diperbaiki lagi. Dulu 33 izin, sekarang hanya 11 izin. Dulu sampai 900 hari, sekarang hanya 40 hari kurang lebih. Tapi dalam pelaksanaannya kalau masih ada masalah silakan disampaikan kepada kita," kata Jokowi dalam pembukaan Musyawarah Nasional Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) di Grand Ballroom, Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (29/11).
Jokowi menegaskan pokok dari paket kebijakan tersebut adalah mempercepat penyediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan harga terjangkau. Paket kebijakan tersebut sekaligus mengurangi regulasi dan biaya bagi pengembang untuk membangun rumah.
"Sekali lagi rumah MBR, bukan yang lain. Nanti yang dikebut yang lain, yang MBR ditinggalkan. Jangan sampai salah di lapangan yang banyak dibangun malah rumah orang yang sering hanya dipakai untuk investasi, sudah punya dua atau tiga rumah sebelumnya," jelasnya.
Meski pemerintah telah berupaya untuk menyederhanakan langkah-langkah perizinan dan upaya-upaya lainnya, masih ditemukan kendala di lapangan dalam implementasi paket kebijakan. Untuk itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berkomitmen untuk selalu membenahi segala kekurangan yang ada sembari berharap adanya masukan dan dialog yang konstruktif untuk mencari solusi secara bersama-sama.
"Saya tahu bahwa di lapangan masih ada kendala, baik yang berupa perizinan tata ruang dan lain-lain. Baik di pusat maupun di daerah. Tetapi sekali lagi, ini akan terus kita perbaiki, kita benahi. Saya terima laporan dari berbagai pihak. Bahkan saya juga cari tahu sendiri kondisi nyata di lapangan. Di sini saya ingin sampaikan bahwa ketika ada masalah di lapangan, tolong langsung dilaporkan dan bersama-sama kita carikan solusinya apalagi kalau itu menyangkut masalah rumah MBR," jelas Jokowi.
Baca juga:
Golkar tegaskan pergantian ketua DPR tak ada intervensi Jokowi
Temui Jokowi, Cak Imin ngaku bahas RUU Pemilu
Presiden Jokowi: Menteri kita gampang dicari, kalau sulit lapor saya
Undang Ketum PKB, Jokowi santap siang ikan bakar dan sayur asam
Cerita Jokowi, pengusaha kerap tanyakan kondisi panas politik RI
Jokowi: Saya akan kejar 95 persen wajib pajak untuk ikut Tax Amnesty
Presiden Jokowi hadiri perayaan HUT ke-45 Korpri