LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jokowi kaget dengan hasil pembangunan Bandara Ahmad Yani

Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, mengungkapkan beroperasinya terminal baru dengan total investasi senilai Rp 2,075 triliun ini sekaligus menjawab permasalahan over kapasitas di bandara lama.

2018-06-07 18:33:09
Presiden Jokowi
Advertisement

Presiden Joko Widodo meresmikan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Kamis (7/6). Peresmian bandara ditandai penandatanganan prasasti dan penekanan sirine.

Turut hadir Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Komisi IV DPR, Plt Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko.

Jokowi mengaku kaget dengan bangunan bandara baru Semarang. Ia bercerita terakhir mengunjungi Bandara Ahmad Yani empat tahun silam.

Advertisement

"Saya terakhir menggunakan terminal lama. Saya masuk sedih. Katanya airport bandara internasional, tapi terminal berdesakan dan bangunannya kumuh baget. Tapi bertahun-tahun kok gak dibangun-bangun," kata Jokowi, Kamis (7/6).

Dua tahun kemudian, Jokowi memerintahkan Menteri BUMN dan Angkasa Pura 1 terkait percepatan pembangunan bandara. Hingga akhirnya bandara Internasional Ahmad Yani bisa dibangun dengan cepat.

"Saya kaget, targetnya katanya akhir Desember 2018, tapi malah saat ini udah selesai dan digunakan," paparnya.

Advertisement

Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, mengungkapkan beroperasinya terminal baru dengan total investasi senilai Rp 2,075 triliun ini sekaligus menjawab permasalahan over kapasitas di bandara lama.

"Pada momen mudik lebaran tahun ini, masyarakat sudah bisa menikmati fasilitas serba modern dan mutakhir di terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, " katanya.

Bangunan terminal baru Bandara Ahmad Yani memiliki luas 58.652 meter persegi, serta apron baru yang mampu menampung 12 pesawat. Luasnya hampir sembilan kali lipat dari luas terminal lama dengan daya tampung 6,9 juta penumpang per tahun.

Terminal ini juga dilengkapi dengan 30 konter check-in, 8 eskalator, 8 elevator, 2 travelator, serta 3 buah garbarata. Tersedia pula gedung parkir yang mampu menampung 1.200 kendaraan.

Dengan seluruh fasilitas tersebut, maka pengguna jasa bandara akan semakin nyaman berada di bandara. Potensi pertumbuhan penumpang sebesar 10 persen tiap tahunnya juga dapat diakomodir. Bandara baru Ahmad Yani, bahkan diposisikan sebagai bandara bisnis dan industri.

"Pengoperasian terminal baru ini juga merupakan bentuk kontribusi kami merespon perkembangan perekonomian daerah, Semarang khususnya dan Jawa Tengah pada umunnya," katanya.

Desain terminal baru Bandara Ahmad Yani mengadopsi konsep eco-airport.
Bangunan terminal sebagian besar berdiri di atas air dan dikelilingi kolam, mulai dari gedung terminal, gedung parkir, dan wetland park area. Hal ini dimaksudkan untuk mengakomodir konteks lahan yang sebelumnya merupakan lahan rawa. Desain ini bahkan menjadikan bandara Ahmad Yani sebagai bandara apung pertama yang ada di Indonesia.

Pada area bandara juga ditanami 24 ribu bibit mangrove untuk mendukung pelestarian lingkungan yang dapat menghadirkan banak keistimewaan. Baik dari aspek fisik, ekologi maupun ekonomi. Keberadaan hutan mangrove disekitarnya bandara nanti dapat dikembangkan sebagai objek wisata alam tersendiri.

Baca juga:
Jokowi minta 1,5 juta sertifikat tanah di Jabar tuntas pada 2019
Presiden Jokowi: Komoditas pangan akan jadi rebutan negara-negara di dunia
SBY berterimakasih Jokowi lanjutkan pemberian gaji Ke-13 dan THR
Tolak pasal tipikor masuk revisi KUHP, Ketua KPK akan temui Presiden Jokowi
Presiden Jokowi: Kesejahteraan petani tak bakal meningkat kalau masih jual gabah
Sejahterakan petani, Jokowi resmikan program kewirausahaan & digitalisasi pertanian
Video klip #2019GantiPresiden dirilis, begini aksi Amien Rais & Fadli Zon

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.