Jokowi kaget bank pembangunan daerah punya aset Rp 430 triliun
Jokowi meminta BPD lincah menangkap peluang.
Presiden Joko Widodo meresmikan program Transformasi Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Istana Negara. Jokowi mengaku kaget dengan besarnya aset yang dimiliki BUMN termasuk BPD.
"Dua minggu lalu saya mengumpulkan direksi BUMN-BUMN yang kita miliki. Ada 143 BUMN. Malam-malam saya jumlahkan berapa sih aset BUMN kita, saya kaget. Ternyata total aset ada Rp 4.500 triliun. Tadi BPD total aset Rp 430 triliun. Ini kan sebuah kekuatan yang sangat besar, Rp 4.500 T," kata Jokowi dalam sambutannya di Istana, Jakarta, Selasa (26/5).
Jokowi melanjutkan, aset tersebut bakal berlipat jika dilakukan revaluasi dan antar BUMN bisa membangun kerjasama dengan sistem holding seperti sekarang ini.
PT Semen Indonesia, setelah holding Semen Padang, Semen Gresik, Semen Tonasa gabung jadi satu dan meloncat bisa bangun pabrik di mana-mana.
"Aset lebih besar dan bisa ekspansi ke beberapa negara. Ini kekuatan. Sama juga kembali ke BPD. Saya sampaikan Pak Muliaman kita harus serius menangani BPD, ini harus serius. Kita ingin BPD kita besar ini cita-cita," jelas Jokowi.
"Kita ingin BPD kita juga lincah menangkap peluang. Jangan sampai peluang berseliweran di depan mata tidak bisa diambil BPD karena apa? Permodalannya kurang. Karena infrastruktur yang ada di daerah jumlahnya besar, rupiahnya besar sehingga BPD di daerah tak mampu tangani. Itu kalau ditangani sendiri kan punya teman-teman BPD yang lain, itu yang harus dipikirkan," tutupnya.(mdk/bal)