Jokowi: Jangan Sampai Marketplace Kita Diisi Produk Asing
"Ke depan saya ingin, jangan sampai marketplace kita diisi oleh produk-produk dari luar. Mungkin sementara tidak apa-apa, tapi jangka pendek atau menengah kita harus bersama-sama agar semua yang dijual produk-produk asal Indonesia," kata Jokowi.
Presiden Joko Widodo mengakui masih banyak marketplace asal Indonesia yang masih menjual produk-produk luar negeri. Namun ke depan, dia memiliki mimpi untuk seluruh produk yang dijual adalah produk asal Indonesia.
Disebutkannya, saat ini terdapat marketplace asal Indonesia yang sudah mulai mendunia, seperti salah satunya Bukalapak.
"Ke depan saya ingin, jangan sampai marketplace kita diisi oleh produk-produk dari luar. Mungkin sementara tidak apa-apa, tapi jangka pendek atau menengah kita harus bersama-sama agar semua yang dijual produk-produk asal Indonesia," kata Jokowi dalam HUT ke-9 Bukalapak di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Kamis (10/1/).
Saat ini Indonesia memiliki 56 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah ini sebenarnya menjadi pasar pasti bagi industri marketplace asal Indonesia.
Diakui, memang 56 juta UMKM ini masih banyak yang belum memiliki kualitas yang memadai untuk bisa ditawarkan melalui marketplace. Contohnya dalam hal branding dan pengemasan.
"Maka pada kesempatan ini saya ajak Bukalapak agar membangun eksistem online supaya nyambung dengan ekosistem offlinenya. Artinya seluruh UMKmlM di negara kita bisa masuk semuanya ke Bukalapak," tegas dia.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Jokowi Ingin 56 Juta UMKM Indonesia Punya Lapak di Bukalapak
Jokowi: Pasar E-Commerce Indonesia Mencapai Rp 700 Triliun di 2025
Bukalapak Terus Lakukan Pengembangan Drone
Bukalapak Kucurkan Dana Rp 1 Triliun Berdayakan Warung Kecil
Decacorn Bukan Tujuan Utama Bukalapak
Ungguli Tokopedia dan Lazada, Shopee Jadi E-Commerce Terbesar di Asia Tenggara