LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jokowi: Dunia Harus Siapkan USD31,1 M per Tahun Antisipasi Pandemi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dunia belum memiliki arsitektur keuangan yang baik dalam rangka menangani pandemi yang terjadi di dunia. Akibatnya pada pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama 3 tahun ini telah mengganggu perekonomian dunia.

2022-11-13 15:00:00
Bangkit dari Pandemi
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dunia belum memiliki arsitektur keuangan yang baik dalam rangka menangani pandemi yang terjadi di dunia. Akibatnya pada pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama 3 tahun ini telah mengganggu perekonomian dunia.

"3 tahun terakhir kita menghadapi disrupsi terberat dalam sahabat terakhir pandemi covid 19 telah terbukti bahwa dunia tidak siap menghadapi pandemi dunia tidak mempunyai arsitektur kesehatan yang ada untuk mengelola pandemi," kata Jokowi dalam Launching of Teh Pandemic Fund secara virtual di Hotel Mulia, Nusa Dua Bali, Minggu (13/11).

Untuk itu, dunia harus mempunyai kapasitas pembiayaan untuk mencegah dan menghadapi pandemi, sehingga dunia harus membangun ekosistem kesehatan yang tersinergi dan lintas negara. Setidaknya, setiap tahun dunia harus menyiapkan anggaran USD 31,1 miliar untuk membiayai sistem pencegahan persiapan dan respon terhadap pandemi di masa yang akan datang.

Advertisement

"Perihal pembiayaan dibutuhkan sebesar USD 31,1 miliar setiap tahunnya untuk membiayai sistem pencegahan persiapan dan respon terhadap pandemi di masa yang akan datang ini hasil studi yang dilakukan oleh bank dunia dan organisasi kesehatan dunia," kata Jokowi.

Oleh karena itu tahun ini, negara anggota G20 sepakat membentuk Dana Perantara Keuangan atau Financial Intermediary Fund (FIF) atau Pandemic Fund. Sementara ini, telah terkumpul dana USD 1,4 miliar yang berasal dari 20 negara dunia dan 3 lembaga keuangan global.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada para negara-negara donor dari anggota G20 dan non G20 serta dari lembaga-lembaga filantropi yang telah memberikan kontribusi."

Advertisement

"Namun dana yang terkumpul masih belum mencukupi. Saya mengharapkan dukungan yang lebih besar lagi untuk dana," kata Jokowi.

Untuk itu dia mengajak semua pihak untuk mendukung beberapa inisiatif. Salah satunya pembentukan platform koordinasi penanggulangan darurat kesehatan sebagai dana ekonomi internasional untuk mendukung pemantauan patogen, pengembangan jaringan digital secara global.

Termasuk sertifikasi vaksin untuk memfasilitasi keamanan perjalanan internasional dan pembentukan pusat penelitian dan manufaktur yang lebih adil dan merata.

Baca juga:
Dunia Masih Butuh USD10 Miliar untuk Mitigasi Pandemi
Ada 300 Proposal Antre dapat Dana FIF, Termasuk Indonesia?
Dunia Selalu Rugi Saat Terjadi Krisis Kesehatan
RI Ajukan Proposal Pendanaan FIF Kembangkan Bioteknologi
Indonesia Sumbang USD50 Juta Hadapi Gelombang Pandemi
Dana FIF USD1,4 M Masih Kurang Hadapi Gelombang Pandemi Selanjutnya

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.