LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jokowi Buka-Bukaan Biang Kerok Banjir di Sintang Kalimantan Barat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal banjir yang melanda Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat dan wilayah sekitarnya selama hampir satu bulan terakhir. Menurutnya, penyebab utama banjir Sintang lantaran ada kerusakan di bagian hulu pada area penangkapan hujan yang terjadi sejak berpuluh-puluh tahun lalu.

2021-11-16 14:09:13
Banjir
Advertisement

Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal banjir yang melanda Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat dan wilayah sekitarnya selama hampir satu bulan terakhir. Menurutnya, penyebab utama banjir Sintang lantaran ada kerusakan di bagian hulu pada area penangkapan hujan yang terjadi sejak berpuluh-puluh tahun lalu.

"Banjir, ya itu kan karena kerusakan hulu, area daerah tangkapan hujan yang juga berpuluh-puluh tahun, dan itu harus kita hentikan karena memang masalah utamanya ada disitu," seru Jokowi di Rangkasbitung, Banten, Selasa (16/11).

Menurut dia, kerusakan tersebut menyebabkan volume air di Sungai Kapuas luber sehingga menenggelami wilayah di sekitarnya. "Itu yang mesti kita perbaiki, nanti akan mulai mungkin tahun depan. Kita bangun persemaian, kemudian ada penghijauan kembali di daerah hulu-hulu di daerah tangkapan hujan," ujarnya.

Advertisement

Senada, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengkonfirmasi banjir Sintang terjadi karena ada faktor kerusakan alam. Dia menjelaskan, area penangkapan hujan di sana memang sudah rusak.

Penjelasan itu didapatkannya dari hasil laporan Ketua Komisi Komisi V DPR RI Lasarus yang berasal dari Sintang, Kalimantan Barat.

"Saya sendiri akan ke sana lusa, saya ke sana Kamis. Disampaikan pak Lasarus karena kondisi area di sana berubah fungsi menjadi kebun, bayangkan sungai kapuas panjang 1.100 km dengan total catchment area yang sudah berubah fungsi," paparnya.

Advertisement

Selain itu, Basuki menambahkan, faktor cuaca ekstrem turut mempengaruhi luapan banjir yang semakin besar. "Kedua curah huan ekstrem, sehingga Sungai Kapuas meluap. Tapi biasanya segera akan surut, mungkin dengan adanya pasang laut kemungkinan itu (banjir jadi lebih panjang)," tutur Basuki.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Banjir di Sintang Kalbar, Ketinggian Air Mencapai 300 Cm
Jokowi sebut Banjir Kalbar Akibat Daerah Tangkapan Air Rusak Sejak Puluhan Tahun
Korban Terdampak Banjir di Ketapang Mencapai 15.972 Jiwa
Wali Kota Makassar Perintahkan BPBD Siaga di Tiga Titik Rawan Banjir
Sampah Styrofoam Penuhi Kali Perancis Tangerang, Ini Harapan Warga ke Pemerintah
Cegah Banjir, Pemprov DKI Keruk 1,29 Juta Meter Kubik Lumpur dari Saluran Air

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.