JK: Selain Bandung, kereta cepat Jakarta-Surabaya harus dibangun
"Permintaan masyarakat tumbuh lebih cepat dibanding kemampuan pemerintah untuk memenuhinya. Artinya kita harus bikin lagi kereta yang cepat dari Jakarta ke Surabaya, di samping yang ke Bandung," kata Jusuf Kalla.
Pemerintah Jokowi-JK terus mengkaji proyek pembangunan kereta Jakarta-Surabaya. Namun, hingga saat ini belum ditentukan skema pengembangan, apakah ini masuk kereta cepat atau kereta semi cepat.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, pembangunan kereta Jakarta-Surabaya memang sangat diperlukan seiring dengan kebutuhan masyarakat akan transportasi.
"Permintaan masyarakat tumbuh lebih cepat dibanding kemampuan pemerintah untuk memenuhinya. Artinya kita harus bikin lagi kereta yang cepat dari Jakarta ke Surabaya, di samping yang ke Bandung," ujar JK dalam acara Outlook Transportasi Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (26/1).
JK mengakui, memang masih banyak kendala yang harus dihadapi dalam merealisasikan proyek ini. Salah satunya soal banyaknya persimpangan atau perlintasan sebidang antara jalur kereta dengan jalan raya.
"Suatu ketika saya naik kereta dari Jogja (ke Jakarta), naik kereta kok 8 jam. Saya tanya kok bisa 8 jam, saya pikir hanya 5 jam. Katanya karena VIP kecepatannya diturunkan hanya 70 km. Kemudian karena terlalu banyak persimpangan," katanya.
Menurut JK, saat ini pemerintah tengah mencari solusi untuk membangun kereta cepat ini. Alasannya, terdapat 980 perlintasan yang harus dilewati kedua provinsi tersebut.
"Kita akan ketemu 980 persimpangan antar Jakarta-Surabaya, artinya tiap 1 km 1 persimpangan. Oke, kalau begitu bangun overpass," pungkasnya.
Baca juga:
Malaysia-Singapura sepakat terhubung kereta cepat
Malaysia dan Singapura segera terhubung kereta cepat
Izin dan pembebasan lahan kereta Jakarta-Bandung ruas Halim selesai
Dikerjakan Jepang, kereta semi cepat Jakarta-Surabaya dibangun 2017
5 Fakta anyar kereta sedang Jakarta-Surabaya digarap Jepang di 2017