JK: Harga beras naik, maka kemiskinan naik
Impor merupakan jalan pintas menjaga stabilitas harga beras.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai impor merupakan jalan pintas menjaga stabilitas harga beras. Lonjakan harga pangan pokok tersebut berpotensi meningkatkan kemiskinan di Tanah Air.
"Kalau tidak stabil, harga beras naik maka kemiskinan naik. Kami harus punya cukup persediaan, agar harga beras tidak naik, kemiskinan tidak naik," papar JK di kantornya, Jakarta, Jumat (8/1).
Dengan kata lain, impor merupakan jalan tercepat untuk menjaga kecukupan pasokan beras dalam negeri. Dalam jangka panjang, pemerintah tetap mengupayakan swasembada beras.
"Swasembada tetap jalan, mudah-mudahan bisa kami capai. tapi dalam hal yang sama, tidak boleh kekurangan persediaan."
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong mengatakan tengah menjajaki peluang impor beras dari Pakistan dan India. Kedua negara tersebut dikenal sebagai produsen beras dunia.
"Kami sedang pelajari aspek legal dan teknisnya serta stok beras medium yang ada di Pakistan. Lalu juga dengan India, mereka beras putih bisa ekspor USD 3-4 miliar per tahun."
Baca juga:
Operasi pasar awal tahun, Bulog gelontorkan 150 ribu ton beras
2016, Menteri Amran target swasembada beras
Musim tanam mundur, mentan jamin stok beras aman
Gagal panen lantaran banjir, harga beras di Aceh merangkak naik
Impor beras, RI incar pasokan dari India dan Pakistan