Jero Wacik izinkan tambang Freeport mulai operasi pekan ini
Namun, hanya tambang terbuka yang sudah mulai beroperasi.
Aktivitas di kawasan tambang emas Freeport di Tembagapura dihentikan sementara sejak 14 Mei lalu. Tragedi longsornya gua Big Gosan, di tambang Freeport, Tembagapura yang menewaskan 28 orang, memaksa Freeport menghentikan seluruh kegiatan penambangannya.
Menteri ESDM Jero Wacik mengaku sudah menerima laporan dari tim evaluasi independen terkait bencana yang terjadi di tambang Freeport. Menurut Jero Wacik, tambang terbuka atau open fit Freeport sudah aman untuk aktivitas pertambangan.
Tim yang dibentuk dari pakar universitas tersebut melaporkan, tambang terbuka sudah aman untuk dikerjakan. Jero juga memberi sinyal akan mengeluarkan izin untuk Freeport.
"Mereka sudah laporan tapi Underground masih harus diteliti. Open fit (tambang terbuka) relatif sudah aman. Kalau operasi harus aman. Tim itu kami bentuk dari pakar ITB, Trisakti, beberapa perguruan tinggi," ucap Jero ketika ditemui di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (18/6).
Selain Jero Wacik, bupati Mimika juga telah mengizinkan Freeport beroperasi kembali. Tujuannya agar masyarakat sekitar bisa kembali bekerja. Menurut Jero, dengan beroperasinya lagi tambang Freeport, pemerintah bisa mengambil keuntungan.
"Karena masyarakat tidak bekerja. Open fit kelihatan bisa mulai dibuka. Lapangan kerja dibuka, pajaknya kita dapat," jelasnya.
Jero mengaku, hari ini sudah menerima surat permohonan dari Freeport. Mantan menteri pariwisata ini menjanjikan akan menyelesaikan proses izin dalam pekan ini.
"Hari ini Freeport mengajukan surat untuk membuka open fit. Keputusan minggu ini, dan open fit boleh beroperasi. Kita harus perhatikan keamanan tapi lapangan kerja juga harus diperhatikan," tutupnya.
Sebelumnya, penutupan kawasan tambang emas terbesar di Indonesia itu dilakukan untuk proses evakuasi sekaligus investigasi setelah 28 orang tewas tertimbun longsor di goa Big Gosan area pertambangan Freeport, pertengahan Mei lalu.
(mdk/noe)