Jasa Marga terapkan sistem zoning antisipasi kepadatan Rest Area KM 207 Palikanci
Salah satu rest area yang cukup krusial dan kerap dikunjungi oleh para pemudik setiap tahunnya adalah rest area Km 207 Ruas Palikanci. Pada titik ini, Jasa Marga menerapkan strategi dengan membuat sistem zoning atau manajemen lalu lintas di dalam rest area guna mengantisipasi penumpukan kendaraan.
Direktur Operasi II PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Subakti Syukur mengatakan menjelang pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2018, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan jalan tol, demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Sebagai wujud peningkatan pelayanan, Jasa Marga telah mempersiapkan sarana dan prasarana rest area di antaranya dengan menambah sejumlah fasilitas di rest area, seperti toilet, tempat ibadah, dan stasiun pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) portable.
Serta membuat sistem zoning atau manajemen lalu lintas di dalam rest area, yaitu dengan membuat jalur khusus antara kendaraan yang ingin mengisi BBM, menuju toilet, atau tempat makan agar tidak terjadi antrean.
Salah satu rest area yang cukup krusial dan kerap dikunjungi oleh para pemudik setiap tahunnya adalah rest area Km 207 Ruas Palikanci. Pada titik ini, Jasa Marga menerapkan strategi dengan membuat sistem zoning atau manajemen lalu lintas di dalam rest area guna mengantisipasi penumpukan kendaraan.
"Selain menerapkan sistem zoning, kami juga mengoptimalisasi kapasitas parkir di rest area dengan tidak menambah area komersial di area parkir, hal tersebut tentu digunakan untuk mengurangi kepadatan di dalam rest area," kata Subakti di Jakarta, Kamis (31/05).
Selain itu, untuk mengoptimalkan pantauan di dalam rest area, Jasa Marga juga telah menyiapkan sistem rest area monitoring yang mengatur lalu lintas, menghitung ketersediaan lahan parkir, dan sistem pengawasan dengan mengandalkan teknologi sensor seperti CCTV Vehicle Counting dan CCTV Surveillance yang dapat membaca jumlah banyak dan jenis kendaraan yang masuk dan keluar rest area.
Jasa Marga juga akan mengoptimalkan jalur-jalur fungsional yang akan digunakan sebagai jalur mudik Lebaran. Ini merupakan salah satu strategi yang dilakukan oleh Jasa Marga untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik lebaran tahun ini, tanpa menemui suatu kendala apapun.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Jelang arus mudik, sopir angkutan di Terminal Depok dites urine
Jasa Marga beri diskon tarif tol di H-2 hingga H+2 Lebaran
Polri prediksi puncak arus mudik Lebaran pada 9 Juni
Hindari lonjakan penumpang, Stasiun Senen mulai dipadati pemudik
Tiket mudik KA ekonomi Medan-Tanjung Balai ludes terjual