Jasa Marga Prediksi Lonjakan Kendaraan Mudik Lewat Tol Cikampek Mencapai 887.100
Pihaknya juga turut melakukan rencana pengoperasian pelebaran Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan menambahkan 1 lajur di KM 50 hingga KM 66 arah Cikampek dan KM 61 sampai KM 50 arah Jakarta.
Direktur Bisnis PT Jasamarga Transjawa Tol Pratomo Bimawan Putra memprediksi peningkatan volume lalu lintas pada periode arus mudik dan balik pada perayaan Idul Fitri 1444 H, pada H-7 atau 15 April 2023 hingga H+7 30 April 2023 akan terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama).
Dia memprediksi akan terjadi lonjakan volume kendaraan sebanyak 887.100 kendaraan atau sekitar 94,85 persen lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normal bulan November 2022.
“Sedangkan pada arus balik, diprediksi terjadi lonjakan kendaraan sebanyak 809.997 kendaraan atau 69,22 persen lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normal bulan November 2022,” ujar Pratomo dalam keterangannya, Selasa (5/4).
Adapun kesiapan Perseroan menghadapi periode arus mudik dan balik Lebaran 1444 H, di antaranya dengan mengusulkan waktu pembatasan operasional kendaraan angkutan barang yang akan direncanakan pada 17 April 2023 hinggap 21 April 2023 atau arus mudik serta 24 April 2023 hingga 26 April 2023 dan 29 April 2023 sampai 2 Mei 2023 untuk arus balik.
Namun untuk pelaksanaan rekayasa lalu-lintas selama Operasi Lebaran 2023 akan diatur melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) dan pelaksanaan di lapangan mengikuti diskresi dari Kepolisian dan stakeholder terkait dengan mengusulkan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang pada tanggal yang tercatat sebagai puncak arus mudik dan arus balik periode Lebaran 2023.
"Sebagai upaya mengantisipasi lonjakan volume lalu-lintas periode Hari Raya Idul Fitri, PT JTT berkolaborasi bersama dengan Kepolisian dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan untuk memaksimalkan kapasitas jalan tol dengan rekayasa lalu-lintas, seperti melakukan contraflow khususnya di Jalan Tol Jakarta-Cikampek," terang dia.
Pihaknya juga turut melakukan rencana pengoperasian pelebaran Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan menambahkan 1 lajur di KM 50 hingga KM 66 arah Cikampek dan KM 61 sampai KM 50 arah Jakarta.
"Ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas layanan kendaraan yang melintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek serta mengoptimalkan pelaksanaan contraflow menggunakan 2 hingga 3 lajur sehingga dapat tetap memberikan akses bagi pengguna jalan yang akan menuju dan dari Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Padaleunyi pada periode arus mudik dan balik," tuturnya.
Jasa Marga Tambah 588 Toilet Tambahan di Rest Area
PT Jasamarga Related Business (JMRB) menambah 588 toilet tambahan di sejumlah rest area yang dikelola PT Jasamarga. Penambahan ini sebagai upaya menekan kepadatan arus kendaraan di rest area saat masa perjalanan mudik.
"PT JMRB telah menambah toilet fungsional sebanyak 588 bilik sehingga total menjadi 1.772 bilik," ujar Direktur Pengelolaan Gedung dan Fasilitas PT JMRB, Tita Paulina Purbasari, Selasa (4/4).
Tita mengatakan, PT JMRB juga telah memastikan kecukupan dan menambah pasokan air bersih di toilet dan sarana ibadah. PT JMRB juga telah berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk memastikan kecukupan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan menempatkan SPBU modular di 18 rest area di ruas Jasa Marga Group.
Selain SPBU, rest area di ruas Jasa Marga Group pun menyediakan layanan pengisian daya kendaraan berbasis listrik. Total, ada 15 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di rest area di ruas Jasa Marga Group.
Dalam memaksimalkan layanan, Tita menyampaikan, bahwa PT JMRB telah menyiagakan satuan tugas di rest area Travoy ataupun di rest area di ruas Jasa Marga Group yang dikelola oleh mitra.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, sebelumnya menyebut jumlah pemudik Lebaran tahun 2023 diprediksi sebanyak 123 juta orang. Angka pemudik tahun ini naik dibandingkan Mudik Lebaran tahun 2022 yang berjumlah 85 juta orang.
"Kami melaporkan bahwa terjadi satu kenaikan jumlah saudara-saudara kita yang mudik dari 85 juta menjadi 123 juta orang," kata Budi Karya dalam konferensi pers usai rapat bersama Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (24/3/2023).
Sebanyak 22 persen masyarakat diprediksi akan mudik menggunakan mobil pribadi dan 20 persen dengan sepeda motor. Budi memprediksi akan ada penumpukan mobil pribadi di Tol Cipali dan Pelabuhan Merak.
(mdk/idr)