Jasa Marga berencana terbitkan instrumen investasi baru tahun ini
Direktur Keuangan JSMR, Donny Arsal, menuturkan, pendanaan tersebut dapat berupa kombinasi dari ekuiti maupun utang. Meski begitu, Donny masih enggan menjelaskan lebih rinci terkait kedua instrumen tersebut. sampai dengan semester I 2018, realisasi penggunaan dana belanja modal telah mencapai Rp 3 triliun.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) akan menerbitkan instrumen investasi baru pada tahun ini untuk membiayai beberapa ruas tol. Hal ini merupakan upaya untuk menyeimbangkan pendanaan perseroan (rebalancing sheet).
Direktur Keuangan JSMR, Donny Arsal, menuturkan, pendanaan tersebut dapat berupa kombinasi dari ekuiti maupun utang (debt). Meski begitu, Donny masih enggan menjelaskan lebih rinci terkait kedua instrumen tersebut.
"Nanti ya, sedang kita persiapkan, jadi apakah dimungkinkan kita launching itu gabungan ekuiti dan debt," ujar dia dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (20/7).
Donny menjelaskan, tahap penerbitan kedua instrumen tersebut sama seperti proses penerbitan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).
"Tahapanya sama kayak RDPT kemarin. Itu dimulai dengan pembicaraan bersama pihak-pihak yang terlibat, kita harapkan bisa kita keluarkan tahun ini," ungkap dia.
Donny menekankan, besarnya nilai pendanaan dari penerbitan instrumen tersebut bergantung dari kebutuhan masing-masing ruas tol yang akan didanai.
Donny menambahkan, sampai dengan semester I 2018, realisasi penggunaan dana belanja modal (capital expenditure/capex) telah mencapai Rp 3 triliun dari Rp 7 triliun total capex yang dianggarkan tahun ini.
Untuk informasi saja, perseroan telah melakukan empat terobosan alternatif pendanaan yaitu RDPT, sekuritisasi, project bond, dan Komodo Bond.
Reporter: Bawono Yadika
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Pembangunan tol Kunciran-Serpong selesai Januari 2019
Bangun tol Kunciran-Serpong, anak usaha Jasa Marga raih pinjaman sindikasi Rp 3,3 T
Pemerintah berencana perluas terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta
Semester I-2018, pendapatan jalan tol Jasa Marga capai Rp 4,34 triliun
PT Jasa Marga tutup tiga lajur Tol Cikampek-Jakarta
Tol Solo-Sragen tak lagi gratis
Jembatan Kalikuto di tol Trans Jawa cetak sejarah di Indonesia