LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jasa Marga ancang-ancang naikkan tarif 7 ruas jalan tol, termasuk Tol Dalam Kota

Kajian kenaikan tarif dilakukan dengan memperhitungkan rata rata inflasi daerah selama dua tahun terakhir. Sehingga besaran tarif yang akan naik nantinya berkisar antara 6,2 sampai 7 persen.

2017-11-09 17:32:08
Jasa Marga
Advertisement

PT Jasa Marga (Persero) berencana menaikkan tarif jalan tol di ruas-ruas jalan tol milik perusahaan. Kenaikan tersebut menyusul membaiknya adanya inflasi sejumlah daerah beberapa bulan belakangan ini.

VP Divisi Operation Management Jasa Marga, Raddy Lukman mengatakan, perusahaan telah mengajukan rencana kenaikan tarif tersebut kepada Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT). Setidaknya, ada tujuh ruas jalan tol diajukan mengalami kenaikan tarif bulan ini.

"Tujuh ruas itu Belawan-Medan-Tanjung Morawa, ada yang di Jabodetabek tol Dalam Kota, lalu Cipularang, Padaleunyi, Palikanci, jalan tol Semarang dan Surabaya-Gempol. Itu yang kita usulkan," ujar Raddy di Jalan Tol Cimanggis, Jakarta, Kamis (9/11).

Advertisement

Raddy mengatakan, kajian kenaikan tarif dilakukan dengan memperhitungkan rata rata inflasi daerah selama dua tahun terakhir. Sehingga besaran tarif yang akan naik nantinya berkisar antara 6,2 sampai 7 persen.

"Jadi kita hitung rata rata inflasinya dua tahun belakangan. Formulanya, 1 plus rata rata inflasi daerah tersebut dikali tarif lama. Nanti berkisar 6,2 persen sampai 7 persen. Masih kecil lah itu karena sudah tidak naik dua tahun," jelasnya.

"Jadi nanti tiap jalan tol itu beda beda kenaikan tarifnya. Karena inflasi rata ratanya kan berbeda. Misalnya, Belawan-Medan-Tanjung Morawa itu akan disesuaikan dengan inflasi di sana. Jadi tidak sama dengan Palikanci begitupun dengan yang lain," tambahnya.

Advertisement

Adapun jalan tol milik perusahaan yang tidak mengalami kenaikan tarif adalah Tol Jagorawi, Tol JORR, tol Pondok Aren-Ulujami, tol Tanjung Priok dan tol Jakarta-Tangerang. "Tol JORR dan Pondok Aren-Ulujami itu tidak termasuk dalam ruas yang kita usulkan karena sedang dievaluasi oleh BPJT untuk dibuat integrasi sistem dari ruas jalan tol Tanjung Priok," jelasnya.

Raddy berharap, usulan kenaikan jalan tol tersebut dapat segera disetujui BPTJ. Sehingga dapat diterapkan pada bulan November ini. "Harapannya Bulan ini selesai. Kita usulkan kemudian BPJT akan lihat. Kalau persyaratan terpenuhi lalu dikeluarkan persetujuan. Harapannya, tetap bulan ini bisa berjalan," tandasnya.

Baca juga:
E-Toll diberlakukan di seluruh gerbang tol
Jasa Marga kembangkan kartu uang elektronik berbasis server
Sebelum ada non tunai, Jasa Marga butuh Rp 8 M per hari untuk uang kembalian
Progres pembangunan jalan tol layang Jakarta-Cikampek baru 13 persen
Di UIN Jakarta, bos Jasa Marga lapor penerapan elektronifikasi capai 92,5 persen

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.