LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jasa Marga abaikan kekesalan Dahlan soal penggunaan e-toll

Jasa Marga tetap merencanakan kewajiban layanan transaksi penggunaan kartu elektronik atau e-Toll sebelum akhir tahun.

2014-09-12 13:53:29
kartu e-tol
Advertisement

Kekesalan Menteri BUMN Dahlan Iskan soal transaksi di tol masih menggunakan kartu elektronik atau e-toll, seolah diabaikan pihak PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Pasalnya, Jasa Marga tetap merencanakan kewajiban layanan transaksi berupa penggunaan kartu elektronik atau e-Toll kepada pengguna jalan tol. Rencananya akan diterapkan sebelum akhir tahun ini.

General Manager Jasa Marga cabang Cawang Tomang Cengkareng, Agus Purnomo mengaku akan menambah 27 Gardu Tol Otomatis (GTO) hingga akhir tahun ini.

Advertisement

"Program tahun ini Cawang Tomang Cengkareng plus ruas jalan tol Prof Dr Ir Sediyatmo tambah 27 gardu tol otomatis. Nanti akan dibikin kebijakan mereka tidak membawa e-toll saya tidak meminta mundur harus beli, mundur mengganggu jalan sebelumnya," ujarnya di Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Jumat (12/9).

"Dengan begitu kami harapannya lebih banyak terlayani, GTO ini meningkat e-toll," tambahnya.

Untuk tahap awal, pihaknya menghadirkan petugas-petugas jalan tol menjual e-toll nominal kecil terlebih dulu dalam melayani transaksi kartu elektronik ini. "Menugaskan SPG menjual upayakan pecahan kecil, Rp 50 ribu" ungkapnya.

Advertisement

Hingga saat ini Jasa Marga telah mengoperasikan gardu tol berjumlah 36 gardu reguler, 6 gardu tandem, 9 gardu Tol Otomatis (GTO) dan 2 gardu tol khusus untuk melayani e-Toll pass.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku malu transaksi tol di DKI Jakarta dan sekitarnya masih menggunakan kartu tol elektronik atau e-toll card. Seharusnya, transaksi tol saat ini sudah menggunakan e-toll pass.

"Penggunaan kartu elektronik yang lama malu-maluin saja, negeri primitif," ujarnya usai menggelar rapat pimpinan BUMN di Perusahaan Gas Negara (PGN), Jakarta, Kamis (11/9).

Dahlan meminta Jasa Marga segera memperbaiki sistem transaksi terbaru itu.

"Dijanjikan dalam waktu dua minggu. Satu tol lagi di Halim akan di coba cara baru untuk pertama. Nanti akan saya minta kerja sama dengan perbankan BUMN. saya usulkan integrasi biar tidak malu-maluin," ungkapnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.