LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jamkrindo Siap Gabung Jadi Anggota Holding BUMN Asuransi

Direktur Utama Penjaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Randi Anto menyatakan kesiapannya untuk bergabung dalam holding asuransi BUMN. Kendati begitu, pihaknya masih menunggu keputusan Kementerian BUMN sebagai pemilik saham.

2019-07-30 16:26:17
Jamkrindo
Advertisement

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mempersiapkan pembentukan holding asuransi pelat merah yang diperkirakan bakal terealisasi tahun ini. Pembentukan holding ini bertujuan untuk menyehatkan industri asuransi yang ada di Indonesia.

Direktur Utama Penjaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Randi Anto menyatakan kesiapannya untuk bergabung dalam holding asuransi BUMN. Kendati begitu, pihaknya masih menunggu keputusan Kementerian BUMN sebagai pemilik saham.

"Kita siap (untuk holding) dan tetapi juga akan tetap menunggu arahan kepada pemilik," katanya saat ditemui di Jakarta, Selasa (30/7).

Advertisement

Randi menyebut dengan adanya holding asuransi, secara umum banyak yang bisa dioptimalkan. Selain proses bisnis lebih efisien juga bisa menekan beban biaya perusahaan. "Kalau ditanya secara umum, yang jelas kan sinergi efisiensi kemudian banyak hal yang bisa kita ambil kalau itu terwujud," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menargetkan semua holding BUMN yang belum rampung di 2018 harus diselesaikan di kuartal I atau akhir Maret 2019. Menteri Rini ingin holding ini menjadi kado bagi HUT Kementerian BUMN ke-21 tahun ini.

Setidaknya ada beberapa holding yang ditargetkan selesai pada Maret 2019 yaitu holding sektor perumahan, asuransi, pertahanan, farmasi, pelabuhan, semen dan sektor kawasan.

Advertisement

"Karena kita pada April 2019 kan masuk usia 21 tahun, jadi itu usia yang dianggap sudah dewasa penuh, makanya selesaikanlah holding-holding itu," kata Menteri Rini saat berbincang dengan wartawan, Rabu (16/1).

Dia menjelaskan, tujuan dirinya membentuk holding semata-mata untuk meningkatkan kekuatan BUMN itu sendiri dan bisa bersaing di kancah internasional. Selain itu, dengan holding, pembinaan dan pengawasan BUMN juga lebih mudah dilakukan.

Baca juga:
Ombudsman: Butuh Penanganan Lebih Selesaikan Masalah Gagal Bayar Asuransi
MSIG Tawarkan Asuransi Mobil Khusus Perempuan Pertama di Indonesia
Kemelut Dunia Asuransi Tanah Air
Semester I-2019, OJK Catat PMI Manufaktur dan Ekspor RI Masih Melambat
Survei Allianz: Penanganan Keluhan Nasabah Terus Membaik
Asosiasi soal Klaim Asuransi Sulit: Nasabah Juga Ada yang Nakal

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.