Jalan terjal realisasi ide kota kreatif Jokowi
Realisasi kota kreatif sulit cepat karena membutuhkan pembangunan infrastruktur dan sarana pendukung lainnya.
Pemerintah bersama Badan Ekonomi Kreatif tengah merancang pembangunan kota kreatif. Kehadiran kota ini untuk mendorong ekonomi kreatif dan pengembangan kerja kreatif.
"Creative city, tapi itu kan jangka panjang. Creative city, Pak Jokowi punya visi nanti kita punya creative city di mana semua ekonomi kreatif ada di sana, dan cabang-cabangnya bisa di kota lain," kata Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf kepada wartawan usai bertemu Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Presiden Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa (3/3).
Ayah dari artis Sherina Munaf ini mengatakan lokasi pembangunan kota kreatif masih dijajaki. Namun, diharapkan lokasinya tidak jauh dari pelabuhan dan sarana-sarana pendukung lainnya.
"Jadi memang ini tidak bisa cepat-cepat kita membangun kota dan membangun bagian dari kota itu kan membutuhkan waktu, jadi kita juga tidak terburu-buru, dan dan Pak Jokowi juga sadar itu tidak bisa dilakukan dengan terburu-buru, butuh persiapan, pengawalan dari Undang-Undang, Kementerian Pekerjaan Umum, dari lintas sektoral dan lintas kementerian," katanya.
Triawan mengatakan Paris merupakan salah satu contoh kota kreatif. Kota tersebut, menurutnya, perlu persiapan matang dan infrastruktur memadai untuk bisa mewujudkan tujuannya saat ini.
Baca juga:
Norwegia punya eskalator khusus pesepeda pertama di dunia
Perusahaan taksi Swedia luncurkan taksi anti stres
Arsitek Slovakia sulap papan iklan jadi rumah untuk tunawisma
Jokowi akan tingkatkan industri kreatif dengan pendidikan gratis
Bisnis limbah kertas di Makassar capai omzet ratusan juta