LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jakpro-Adhi Karya beda pandangan, Ahok ragukan proyek kereta ringan

"Adhi Karya mau pinjam uang bank untuk bangun semua, itu mengaku feasible. Satunya nggak (Jakpro). Ini kan tak ketemu."

2015-07-02 15:31:35
LRT
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ragu pembangunan proyek kereta cepat ringan atau light rail transit (LRT) dapat dimulai tahun ini. Sebab, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan PT Adhi Karya, selaku kontraktor proyek pengganti monorel tersebut masih berbeda pandangan.

"Adhi Karya mau pinjam uang di bank untuk bangun semua, itu mengaku feasible. Satunya nggak (Jakpro). Ini kan tak ketemu. Ya sudah berdua berdebat saja. Saya sudah ragu-ragu mana yang benar kan," katanya usai rapat tertutup dengan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Agraria Tata Ruang Ferry Mursyildan Baldan, Jakarta, Kamis (2/7).

Di sisi lain, berdasarkan hasil studi kelayakan Jakpro, LRT yang harus dibangun dengan jalur melayang hanya bisa untung jika tarif dikenakan tinggi.

Advertisement

Namun, menurut Ahok, tarif LRT bisa murah. Asal, proyek itu dibangun pemerintah pusat dan harus disertai dengan perjanjian.

"Sehingga jika terjadi mangkrak pembangunan, perjanjian tersebut tidak membuat rugi DKI," tuturnya. "Kamu bangun di atas tanah DKI, ternyata pinjam bank macet hak sita kami, bukan bank."

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.