Jaga pasokan, PLN akuisisi tiga tambang batu bara
Direktur Pengadaan PT PLN (Persero), Iwan Supangkat mengatakan pihaknya akan mengakuisisi tiga wilayah tambang di Sumatera dan Kalimantan untuk dijadikan PLTU Mulut Tambang.
Direktur Pengadaan PT PLN (Persero), Iwan Supangkat mengatakan pihaknya akan mengakuisisi tiga wilayah tambang di Sumatera dan Kalimantan untuk dijadikan PLTU Mulut Tambang.
"Ada tiga cekungan batu bara istilahnya. PLTU MT Jambi Tahap 1, PLTU MT Kelselteng 3, dan PLTU MT Kaltim 5," ungkapnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (28/8)
Lebih jauh, Iwan menjelaskan kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk usaha PLN untuk menjaga pasokan batu bara dan juga menjaga agar harga batu bara dalam kondisi lebih stabil dalam kurun waktu panjang.
"Setahun dibutuhkan 4 juta (ton batu bara). Kalau 30 tahun, 120 juta (ton batu bara). Itu harus diamankan untuk tiga puluh tahun ke depan," katanya.
Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres), nantinya PLN akan menguasai 51 persen kepemilikan. Sementara untuk pengelolaan PLN akan bekerja sama dengan perusahaan yang juga memiliki sebagian saham PLTU tersebut.
Meskipun dalam akuisisi tersebut PLN akan menggunakan dana internal, namun Iwan mengaku belum dapat menyebutkan secara terperinci total investasi.
"Kita kan ada perhitungan yang dari konsultan. Tapi harganya tergantung persetujuan," jelasnya.
Adapun, menurut Iwan, proses akuisisi akan selesai pada September tahun ini. "Insya Allah, september bisa selesai," pungkasnya.
Baca juga:
Djarot minta PLN dan Telkom tertibkan kabel semrawut di Jakarta
Hingga Agustus 2017, 18.800 MW pembangkit listrik siap dibangun
Rapikan kabel di Ibu Kota, Pemprov DKI akan undang operator
5 tahun selalu rugi, PLN Batu bara raup untung Rp 39 miliar di 2016
Sambut era kendaraan listrik, PLN pasang 875 SPLU di sejumlah kota
Dukung kendaraan listrik, PLN pasang 875 SPLU di berbagai kota