LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Jadi Substitusi Impor LPG, Harga Gas Batubara Bisa Lebih Murah

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian ESDM Dadan Kusdiana meyakini harga gasifikasi batubara atau Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti liquified petroleum gas (LPG) akan lebih murah.

2020-07-22 12:23:10
Kementerian ESDM
Advertisement

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian ESDM Dadan Kusdiana meyakini harga gasifikasi batubara atau Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti liquified petroleum gas (LPG) akan lebih murah.

Sebab, DME memiliki kandungan energi yang lebih sedikit daripada LPG. Ditambah lagi, DME diproduksi di dalam negeri dengan memanfaatkan stok batu bara dalam negeri, yang pastinya lebih ekonomis daripada impor.

"Harganya nanti, pastinya harus lebih murah dalam satuan kilogram dibandingkan LPG karena kandungan energinya lebih sedikit," jelas Dadan dalam pemaparannya kepada awak media, Rabu (22/7).

Advertisement

Menurut Dadan, DME memiliki kemiripan sifat dengan LPG, namun memiliki pembakaran yang lebih cepat karena sifat senyawanya sederhana (mengandung CH3OCH3). Selain itu, DME juga mudah terurai di udara sehingga tidak merusak lapisan ozon, tidak menghasilkan partikulat matter (pm) dan NOx serta tidak mengandung sulfur.

Secara teknis, DME sudah teruji di beberapa titik rumah tangga, seperti di wilayah Jakarta, Palembang dan Muara Enim. Dalam uji terap yang dilakukan Balitbang ESDM kepada 250 KK pada tahun 2017, 2019 dan 2020, terdapat beberapa hasil penggunaan campuran DME.

"Untuk rumah tangga, hasilnya ialah mudah dalam menyalakan kompor, stabilitas nyala api normal, mudah dalam pengendalian nyala api, warna api biru, meskipun waktu memasak lebih lama, 1,1 hingga 1,2 kali dari LPG," jelas Dadan.

Advertisement

Kendati, secara keekonomian, pihaknya belum bisa memastikan harga pasti DME ini. Ada beberapa hal yang masih harus dikaji lebih lanjut. "Pertama, harga LPG, karena nanti akan kita bandingkan dengan harga DME. Kedua, dari sisi bahan baku, termasuk dari harga DME secara internasional, ini sedang diteliti Balitbang (ESDM)," jelasnya.

Yang jelas, jika nanti DME bisa menjadi substitusi LPG, pemerintah akan tetap memberikan subsidi, meskipun jumlahnya kemungkinan tidak lebih besar dari subsidi LPG.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Tekan Impor LPG, Pemerintah Gencarkan Pengembangan Gas Batubara
11 Aturan Pokok Dalam Permen Penetapan Harga Patokan Mineral dan Batubara Anyar
Harga Batu Bara Acuan Bulan Ini Turun Akibat Virus Corona
Strategi ABM Investama Jaga Kesehatan Keuangan di Tengah Pandemi Corona
ABM Investama Sebar Dividen 2019 Sebesar Rp36 Miliar
ESDM: Realisasi Produksi Batubara Masih Sesuai Target Hingga Mei 2020

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.