Istana: Penerbangan Garuda batal tak terkait pesawat presiden
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, berita yang menyebutkan penerbangan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 membuat penerbangan Garuda batal adalah tidak benar.
Istana Kepresidenan menyebut batalnya penerbangan Garuda Indonesia dari Denpasar menuju Jakarta tak ada hubungannya dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, berita yang menyebutkan penerbangan pesawat Kepresidenan Indonesia-1 membuat penerbangan Garuda batal adalah tidak benar.
Bey menjelaskan, penerbangan Garuda dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Jumat (4/8) seharusnya berangkat pada pukul 21.30 WITA mengalami penundaan dan akhirnya batal. "Pembatalan itu sama sekali tak berkaitan dengan penerbangan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1," katanya dikutip Antara, Minggu (6/8).
Dia mengatakan, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo sudah lepas landas dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada pukul 18.20 WITA dan tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pada 19.00 WIB.
Bey menegaskan, selisih waktu yang cukup lebar jelas menunjukkan tidak ada hubungan antara penundaan penerbangan Garuda dengan pesawat Kepresidenan.
Saat penerbangan Garuda seharusnya berangkat pada pukul 21.30 WITA, Pesawat Kepresidenan sudah berada di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta selama lebih dari 1 jam.
Baca juga:
Penumpang Garuda meninggal di dalam pesawat
Selain diskon tiket, Garuda Indonesia tawarkan paket liburan
Garuda Indonesia sebar diskon, ke Raja Ampat cuma Rp 1,9 juta PP
Gelar GOTF 2017, Garuda Indonesia targetkan raup pendapatan Rp 180 M
Garuda Indonesia catat OTP 100 persen berangkatkan kloter haji RI