IPC dan Kementerian PUPR garap proyek Kanal Cikarang Bekasi Laut tahun ini
"Kita saat ini lagi proses perizinan. Saat ini kita koordinasi dengan PUPR. Ada beberapa bagian yang kita exercise, jangan sampai mengganggu fungsi utama CBL sebagai pengendali banjir," ujar Elvin.
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC segera membangun proyek Kanal Cikarang Bekasi Laut (CBL). Proyek ini digarap bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan ditargetkan akan dimulai pada pertengahan tahun 2018.
"CBL lagi proses dengan PUPR. Targetnya semester ini bisa dimulai," kata Direktur Utama Pelindo II/IPC, Elvyn G. Massasya dalam acara media visit, di kantornya, Senin (5/2).
Saat ini, proyek CBL baru memasuki tahap mengurus perizinan. "Kita saat ini lagi proses perizinan. Saat ini kita koordinasi dengan PUPR. Ada beberapa bagian yang kita exercise, jangan sampai mengganggu fungsi utama CBL sebagai pengendali banjir," ujarnya.
Untuk tahap pertama, rencananya akan dioperasikan sebanyak 4 hingga 5 kapal yang akan mengangkut barang setiap 4 jam sekali. "Tahap 1 operasikan 4-5 kapal setiap 4 jam. Kalau sudah jalan bisa 10-15 kapal. Berputar terus. Paling penting memberikan service, alternatif sehingga masyarakat bisa memilih. Intinya adalah proyek ini dalam skala lebih kecil bisa memberikan alternatif kepada pengguna jasa, kan pengguna jasa ada yang pakai kereta api, lewat tol, atau jalan raya."
CBL akan dibangun dalam tiga tahap dan akan dilengkapi dengan Terminal Petikemas dan Terminal Curah. Targetnya selesainya diharapkan pada 2021. "Diharapkan selesai di tahun 2021."
Baca juga:
IPC raup laba Rp 3,07 triliun sepanjang 2017
Jelang pertemuan IMF, Pelindo III sulap Pelabuhan Benoa seperti di Singapura
Tinjau proyek Makassar New Port, Wapres JK sebut pembangunan sudah capai 59 persen
Tahun depan, dua anak usaha Pelindo II akan melantai di bursa saham
Pelindo II siapkan dana Rp 11,4 T bangun pelabuhan di 2018