LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Investor RI diajak berinvestasi lewat Malaysia Property Show 2018

PropertyGuru Group menggelar Malaysia Property Show 2018 di Indonesia. Mereka meyakini banyak orang Tanah Air minat untuk melakukan investasi ke Negeri Jiran tersebut. Para calon investor bisa memperoleh informasi lengkap guna mendapat keuntungan optimum berinvestasi di sana.

2018-08-07 17:37:27
Investasi
Advertisement

PropertyGuru Group menggelar Malaysia Property Show 2018 di Indonesia. Mereka meyakini banyak orang Tanah Air minat untuk melakukan investasi ke Negeri Jiran tersebut. Para calon investor bisa memperoleh informasi lengkap guna mendapat keuntungan optimum berinvestasi di sana.

Country Manager Rumah.com Marine Novita menjelaskan, Malaysia merupakan salah satu negara tujuan untuk berinvestasi masyarakat Indonesia. Berdasarkan Rumah.com Affordability Sentiment Index H1 2018, Malaysia menempati posisi ketiga sebagai negara tujuan masyarakat Indonesia untuk membeli properti.

"Alasannya beragam, mulai dari stabilitas ekonomi, dukungan pemerintah dan juga lingkungan dan suasana yang nyaman," kata Marine lewat keterangan pers, Selasa (7/8).

Advertisement

Menurut Marine, buat calon investor asing ingin memiliki properti di Malaysia harga yang dibuka minimal 1 juta ringgit atau setara Rp 3,5 miliar. Itu mengikuti kebijakan dari negara tersebut.

"Sebetulnya kalau di kita (Indonesia) ada range-nya (kisaran harga) ya, kalau misal mau beli di properti di Indonesia berapa. Jadi kalau beli properti di Malaysia untuk orang Indonesia minimal 1 juta ringgit, sekitar Rp 3,4-3,5 miliar. Itu minimum price," imbuhnya.

Sementara itu, Country Manager PropertyGuru Malaysia Sheldon Fernandez menyebut alasan banyak orang Indonesia membeli hunian di negaranya. Faktor kondisi ekonomi dan infrastruktur yang baik di negaranya menjadi faktor paling mendukung.

Advertisement

"Malaysia menarik untuk berinvestasi karena fakta kestabilan ekonomi dan sosial politiknya, serta infrastruktur yang baik," kata Sheldon.

Berdasarkan PropertyGuru Market Index 2018, keadaan pasar properti Malaysia dari kuartal I-2015 hingga akhir kuartal I-2018 menunjukkan tren menurun, sementara tren jangka pendek lebih stabil.

Namun, keseluruhan harga permintaan turun 1,4 persen yang mengindikasikan bahwa pasar sedang flat. Sehingga ini merupakan momentum tepat untuk berinvestasi properti di Malaysia sebelum harga akan kembali naik.

Baca juga:
Survei LIPI: Akses untuk punya rumah & pendapatan masyarakat masih buruk
Triniti Land groundbreaking proyek superblok Collins Boulevard senilai Rp 2 triliun
Transaksi penjualan rumah Summarecon di Narogong tembus Rp 188 miliar dalam 7 jam
PT PP Urban gandeng BTN sediakan fasilitas kredit pemilikan apartemen
Jababeka Residence kembangkan business loft pertama di kawasan timur Jakarta

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.