Investor harapkan masalah perburuhan segera selesai
Di Jepang, pertikaian atau masalah buruh sudah 30 tahun sampai sekarang.
Pemerintah melihat, maraknya aksi demo buruh berpotensi mengganggu minat investor berinvestasi di Indonesia. Investor berharap masalah perburuhan dapat segera terselesaikan dalam waktu dekat.
Menteri Perindustrian MS Hidayat menegaskan, pemerintah tidak ingin iklim investasi terganggu. Pemerintah akan bekerja menyelesaikan masalah ini secepatnya. Tujuannya, agar investor tidak hengkang dan mencari negara tujuan investasi lain.
"Tidak (investor lari), ini selesai kok (masalah buruh). Kita optimis," ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (12/11).
Meski masalah perburuhan masih menjadi pekerjaan rumah yang besar, hal ini masih dapat dimengerti investor. Hidayat mencontohkan, Toyota melalui Chairman-nya tetap berkomitmen menanamkan investasi sebesar Rp 26 triliun selama 5 tahun ke depan.
"Di Jepang sendiri pertikaian (masalah buruh) sudah 30 tahun sampai sekarang," tuturnya.
Pemerintah juga berkomitmen untuk berusaha menjaga stabilitas iklim investasi dengan cara menjaga ketertiban umum. Segala tindak demo buruh yang mengganggu akan mendapat tindakan keras.
"Statement Kapolri bahwa keputusan pemerintah ini kan didukung dengan penegakan hukum. Dia akan membiarkan hak buruh untuk demo, perjuangkan nasibnya, sepanjang memenuhi aturan hukum. Tapi kalau sudah mendobrak, sandera, menahan gudang logistik, dia menyatakan akan lakukan penegakan hukum," jelasnya.
(mdk/noe)