Investor dinilai cemas aksi begal kian sadis
"Polisi harus melihat ini jadi salah satu target, sehingga investor minat untuk tanamkan usahanya disini."
Maraknya pembegalan di sejumlah wilayah di Tanah Air tidak hanya meresahkan masyarakat. Sebab, perampasan kendaraan bermotor disertai kekerasan di tengah jalan itu ternyata juga membuat cemas investor.
"Itu sudah ada kekhawatiran para investor dari segi tingkat keamanan. Itu juga jadi bahan pertimbangan," ujar Sandiaga Uno, pendiri perusahaan investasi PT Saratoga Investama Sedaya, saat peluncuran buku "Demi Generasi Lebih Baik", Jakarta, Rabu (11/3).
Maka itu, dia meminta aparat penegak hukum meningkatkan pengamanan di wilayah rawan begal.
"Polisi harus melihat ini jadi salah satu target. Sehingga investor minat untuk tanamkan usahanya disini," pungkas dia.
Sekedar informasi, kasus pembegalan terakhir menimpa Mulyadi. Sopir taksi Blue Bird itu tewas ditembak begal di rumahnya Jalan Bintara Jaya, Kota Bekasi, Sabtu (7/3) dini hari.
Ini menunjukkan, saat beraksi, para begal kian sadis kepada para korbannya.