LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Investasi Terhambat, Menteri Bahlil Proyeksi Ekonomi Kuartal III Tumbuh 3-4 Persen

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia memprediksi, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2021 bakal berada di kisaran 3-4 persen. Angka itu lebih kecil dibanding proyeksi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada rentang 4-5 persen.

2021-10-27 13:02:41
Kementerian Investasi
Advertisement

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia memprediksi, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2021 bakal berada di kisaran 3-4 persen. Angka itu lebih kecil dibanding proyeksi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada rentang 4-5 persen.

Menurut dia, ramalan tersebut keluar setelah melihat realisasi investasi yang terhambat di kuartal III 2021. Secara angka, pemasukan investasi pada kurun waktu tersebut sebesar Rp 216,7 triliun. Jika dihitung sejak Januari-September 2021, itu mencapai Rp 659,4 triliun atau 73,3 persen dari target investasi Rp 900 triliun.

"Jadi menurut saya dengan data Kementerian Investasi, ini menurut saya lho, mungkin pertumbuhan ekonomi di Q3 range-nya di 3-4 persen kalau saya lihat dengan realisasi investasi. Itu baru perkiraan, nanti diumumkan BPS," kata Menteri Bahlil dalam sesi teleconference, Rabu (27/10).

Advertisement

Menteri Bahlil menceritakan, pemasukan investasi pada kuartal ketiga lalu memang menghadapi tantangan berat akibat pemberlakuan PPKM Darurat.

"Kita tahu bahwa kuartal ketiga ini adalah menurut saya kuartal yang terberat. Sebab kita alami pandemi Covid-19 yang luar biasa kenaikannya, mulai dari bulan Agustus itu 1,5 bukan kita kena, hingga hari per kasus itu sekitar 50.000," tutur dia.

Advertisement

Rincian Realisasi Kuartal III 2021

Secara kuartalan (quarter to quarter), realisasi di triwulan ketiga mengalami penurunan 2,8 persen dari kuartal II 2021. Namun, Menteri Bahlil menambahkan, pemasukan Rp 216,7 triliun justru naik secara tahunan (year on year) dari periode sama tahun sebelumnya.

"Tapi secara year on year dibanding kuartal ketiga 2020 itu tumbuh sebesar 3,7 persen," seru dia.

"Jadi data ini mencerminkan bahwa sekalipun pandemi, mungkin karena para pengusaha/investor sudah bisa melakukan adaptasi terhadap kondisi covid, jadi tetap mereka percaya diri membangun investasinya," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.