LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Investasi Rp 4 triliun, Raja Okto bangun 4 properti

Yang menjadi salah satu kendala dalam pengembangan bisnis properti adalah skema pembiayaan.

2014-01-24 10:19:00
Properti
Advertisement

Prospek bisnis properti di Indonesia diyakini masih cerah dan cukup menjanjikan tahun ini. Pengembang berlomba untuk membangun hotel maupun apartemen. Salah satunya PT Realindo Sapta Optima (PT RSO). PT RSO berencana membangun 4 properti dengan nilai investasi Rp 4 triliun.

CEO PT RSO, Raja Sapta Oktohari mengatakan, proyek properti yang akan dibangun adalah pembangunan The Stones Hotel & Villa-Ubud di Bali. Kedua, La Foret Vivante yang merupakan Apartemen exclusive yang berlokasi di daerah Permata Hijau Jakarta Selatan. Raja Okto juga membangun Gedung Perkantoran Premium yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto-Jakarta. Dan Premium Apartemen dengan Luxurious-International Brand yang berlokasi di Senayan-Jakarta Selatan.

"Total nilai investasi untuk keempat proyek properti ini mencapai Rp4 triliun. Kami menilai, bisnis properti masih sangat menjanjikan. Maka kami tidak ragu-ragu melakukan ekspansi ke berbagai wilayah dalam negeri maupun luar negeri," ucap Okto yang merupakan ketua BPP Hipmi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/1).

Advertisement

Selama ini, kata Okto, yang menjadi salah satu kendala dalam pengembangan bisnis properti adalah masalah skema pembiayaan. Pihak developer sangat tergantung dengan suku bunga kredit. Hal ini tentu akan sangat berpengaruh pada pembentukan nilai jual properti.

"Kita akan menggunakan gaya pendekatan baru dalam bisnis properti, terutama masalah pembiayaan proyek. Sehingga pembentukan harga di tingkat konsumen akan lebih stabil dan pembiayaan kreditnya pun akan lebih fleksibel."

Khusus pembangunan hotel di Bali, Okto bahkan telah menjalin kerja sama dengan Marriott International. Menurut Okto Marriott International merupakan partner sesuai dalam pengelolaan dan pengoperasian hotel dan villa yang mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan eksklusif.

Advertisement

"Kerja sama ini melanjutkan kesuksesan kerja sama terdahulu, The Stones Hotel Legian - Bali, Autograph Collection," tutupnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.