LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Investasi asing ke Indonesia meroket di era Jokowi-JK

"Pelayanan publik kepada investor menjadi ujung tombak dari upaya pemerintah untuk terus memperbaiki iklim investasi."

2016-10-25 13:00:28
Ekonomi Indonesia
Advertisement

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, realisasi investasi yang berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) pada Januari hingga Juni 2016 mencapai Rp 453,8 triliun. Angka naik 32,5 persen dibanding periode Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yakni pada Juni 2013-Desember 2014 sebesar Rp 342,4 triliun.

Kepala BKPM, Thomas Lembong mengatakan, kenaikan investasi tersebut berhasil dicapai melalui beberapa perbaikan-perbaikan kebijakan yang telah dilakukan pemerintah.

"Pelayanan publik kepada investor menjadi ujung tombak dari upaya pemerintah untuk terus memperbaiki iklim investasi," ujarnya di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (25/10).

Advertisement

Tom menjelaskan, kenaikan tersebut dihitung dalam nominal Rupiah. Bila dihitung dalam nominal USD, tercatat investasi mengalami kenaikan sebesar 4,8 persen atau USD 34,7 miliar dari sebelumnya‎ sebesar USD 33,1 miliar.

"Ini menunjukkan bahwa ruang perbaikan yang perlu dilakukan masih terus terbuka lebar," ucapnya.

Selain itu, BKPM mencatat kenaikan proyek investasi sebesar 145,9 persen dari sebelumnya 10.953 proyek menjadi 26.932 proyek. Sementara penyerapan tenaga kerja naik tipis sebesar 4,1 persen dari 1,21 juta menjadi 1,26 juta tenaga kerja.

Advertisement

China menjadi negara yang kenaikan investasinya meningkat signifikan bersama Hongkong. Untuk Hongkong, mereka mencatat kenaikan investasi dari sebelumnya USD 0,8 miliar menjadi USD 2 miliar atau naik sebesar 155 persen. Sementara China, mengalami kenaikan dari sebelumnya USD 0,8 miliar menjadi USD 1,6 miliar atau naik 78 persen.

Selain itu, dari hasil kunjungan presiden Jokowi ke sejumlah negara seperti ke Amerika Serikat, Belanda, Belgia, Inggris, Jerman, Jepang, Korea Selatan, Singapura dan China, pemerintah mengidentifikasi 110 minat investasi dengan nilai USD 201 miliar.

"Dari jumlah tersebut USD 32 miliar atau 16 persen telah mendapat Izin Investasi dan dalam proses realisasi, sementara USD 169 miliar atau 84 persen masih terkendala, baik terkendala problem internal perusahaan maupun kendala yang ditemui di Indonesia," pungkasnya.

Baca juga:
OJK beberkan 4 trik dapat untung maksimal dari investasi saham
Mau menabung? Kenali dahulu jenis dan keuntungan deposito
Gaet investor Jepang, BKPM promosikan layanan investasi 3 jam
Bos Kadin siap bantu pengusaha Malaysia investasi di Indonesia
Strategi Jepang kalahkan China bangun infrastruktur di Indonesia

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.