LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Intip Arah Kerja Anggaran Pemerintah di 2022

Alasan pemerintah untuk mempertahankan sifat kerja APBN tersebut lantaran telah terbukti mampu mengurangi tingkat keparahan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 akibat dampak pandemi Covid-19.

2021-09-02 17:45:00
Kemenkeu
Advertisement

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara memastikan kerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun depan sama persis dengan tahun 2021 ini. Yakni antisipatif, responsif, dan fleksibel

"Saya bisa katakan kalau rencana kerja dari APBN (2022) adalah antisipatif, responsif, dan fleksibel. Tiga kata sifat ini menjadi cara kerja kita dan mindset kita yang di masukkan dalam APBN," ucapnya di acara Dialog Bisnis tentang JAMINAH: Solusi Perbankan untuk Mendukung Pelaku Usaha Korporasi Terdampak Covid-19, Kamis (2/9).

Dia mengungkapkan, alasan pemerintah untuk mempertahankan sifat kerja APBN tersebut lantaran telah terbukti mampu mengurangi tingkat keparahan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 akibat dampak pandemi Covid-19.

Advertisement

Hal ini dibuktikan ketika belanja pemerintah mampu tetap tumbuh positif di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19. Sebaliknya, komponen-komponen utama pendorong pertumbuhan ekonomi nasional justru mengalami kontraksi, termasuk konsumsi masyarakat.

"APBN menjadi bumper dari penurunan berbagai komponen pembentuk pertumbuhan tahun 2020, ketika konsumsi pertumbuhan negatif, investasi pertumbuhan negatif, ekspor dan impor juga negatif," terangnya.

Selain itu, masih belum pastinya proses pemulihan ekonomi global di tahun depan juga turut menjadi pertimbangan pemerintah mempertahankan sifat APBN 2022 yang antisipatif, responsif, dan fleksibel.
Melalui tiga cara kerja tersebut, pemerintah optimis APBN mampu mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi positif di tahun depan lewat keandalan belanja pemerintah.

Advertisement

"Maka pengeluaran pemerintah tetap menjadi bumpernya," tandasnya.

Baca juga:
Sri Mulyani Beberkan Rencana Kerja Kemenkeu di 2022
Komisi VIII Dukung 11 Pos Anggaran Tambahan Kemenag Senilai Rp11,5 T
Sri Mulyani Minta Anggaran Rp44,01 Triliun di 2022, Ini Kegunaannya
Sekjen DPR Sebut Pengadaan Multivitamin Karena Banyak Pegawai Terpapar Covid-19
Gerindra: Anggota DPR Beli Vitamin Sendiri, Anggaran Multivitamin Untuk Staf
DPR Anggarkan Pengadaan Multivitamin Senilai Rp2 Miliar
Reformasi Pajak Jadi Kunci Optimalisasi Pendapatan Negara

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.