LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini tips sukses berbisnis properti ala AREBI

Harga dan konsep properti murah harus dihidupkan kembali.

2014-02-11 18:37:00
Perumahan
Advertisement

Bisnis properti mungkin menjadi salah satu bisnis yang menggiurkan saat ini. Namun menjalankan bisnis ini tidak bisa sembarangan jika tidak ingin terjebak dalam kegagalan.

Sekjen DPD Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), Jimmy Handoko memberikan tips kepada pengembang agar tidak gagal dalam bisnis properti. Menurutnya, membangun perumahan dan apartemen pertama harus menganalisa lokasi di sekitar keberadaan perumahan dan apartemen tersebut. Diakuinya perumahan dan apartemen paling banyak diminati saat ini di kawasan Jakarta Utara.

"Saat ini para pengembang gencar menjual properti komersial masih banyak seperti office, apartemen. Lokasinya Jakarta Utara sedang tumbuh," ujarnya kepada merdeka.com saat acara 'Property Talkshow Rumah 123.com' di Jakarta, Selasa (11/2).

Bukan hanya itu, strategi harga dan konsep properti murah juga harus dihidupkan. Meski begitu, strategi tersebut jangan membohongi konsumen dengan menawarkan gimik-gimik menarik.

"Sejauh ini memang tingkat gimik-gimik yang ditawarkan pengembang masih tahap wajar. Kan mereka tidak memiliki gimik yang nilainya besar. Kecuali beli rumah satu dapat satu," jelasnya.

Pengembang juga harus memikirkan area komersial dan lokasi yang strategis. Ini dilakukan untuk dapat menarik orang. Lokasi pun tidak harus di tengah kota untuk dapat mengembangkan propertinya.

"Meski di Jakarta Utara itu sering banjir tapi banyak pengembang yang incar di sana karena aksesibilitas cukup terjangkau kalau di kawasan selatan ada tapi yang lama-lama sudah ada semua (komplit properti)serta sudah stabil," tutupnya.

Baca juga:
3 Tantangan bisnis properti di tahun kuda
BSD mulai tancapkan kuku di area kekuasaan Bakrie
Jaga pangsa pasar, BTN belum akan naikkan suku bunga KPR
Kinerja BTN masih didominasi kredit perumahan
Minat beli properti turun 20 persen akibat bunga KPR tinggi

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.