LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini strategi pemerintah tekan utang meningkat tahun depan

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini meminta peran serta dari seluruh pejabat untuk bersama-sama melakukan peningkatan pada sektor-sektor yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi seperti sektor pendidikan dan kesehatan.

2016-10-25 20:54:14
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menekan utang Indonesia pada 2017 mendatang. Strategi itu melalui perbaikan fundamental perekonomian Tanah Air.

"Kalau kita melihat secara keseluruhan, jika pondasi ekonominya baik, maka biaya setiap Rupiah yang akan digunakan untuk utang akan lebih rendah," tuturnya di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (25/10).

Sayangnya, lanjut Ani, perbaikan fundamental itu belum bisa diwujudkan saat ini. Alasannya, penerimaan dari sektor perpajakan saat ini belum menunjukan percepatan yang baik.

Advertisement

"Indonesia dianggap dari sisi size atau ukuran belanjanya itu masih kecil. Tapi itu bukan dianggap karena efisien, tetapi karena kemampuan kita untuk menerima pajak di dalam hal mendanai belanja itu dianggap masih kurang dan kita akui dari sisi penerimaan pajak kita, kita masih perlu melakukan reformasi untuk memperbaiki rasio penerimaan pajak," tuturnya.

"Kedua, kalau dari sisi pemilihan belanja, pendidikan yang tinggi, kesehatan yang dalam hal ini, saya masih nggak yakin kalau itu dianggap tinggi. Mereka mengatakan bahwa kualitas pendidikan yang paling penting dan dari sisi peranan pemda untuk bisa memperbaiki kualitas belanja itu menjadi penting," sambungnya.

Untuk itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini meminta peran serta dari seluruh pejabat untuk bersama-sama melakukan peningkatan pada sektor-sektor yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi seperti sektor pendidikan dan kesehatan.

Advertisement

"Tapi saya tidak mengatakan tidak front loading. Saya akan mengatakan bahwa kebijakan dari sisi untuk pembiayaan akan dilakukan seharmonis mungkin dengan jumlah belanja yang akan dilakukan dan jumlah pajak yang kita coba untuk koleksi secara jauh lebih predictable," pungkasnya.

Baca juga:
4 Bahaya jika Indonesia berhenti berutang pada asing
KSSK khawatirkan rendahnya penetrasi korporasi RI tarik utang
BI sebut pembangunan Indonesia tak berjalan tanpa utang asing
Bangun PLTGU 800 MW, PLN dapat utang USD 310 juta dari Jepang
Per Agustus, utang luar negeri Indonesia turun jadi Rp 4.203 triliun
Kesal ditagih utang Rp 1 juta, Ali bacok tetangganya hingga terkapar
China beri utang Rp 52 triliun ke 3 perusahaan BUMN

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.