Ini PR bos baru Garuda Indonesia dari Emirsyah Satar
Emirsyah meminta bos baru Garuda Indonesia fokus mengembangkan pasar dalam negeri.
Emirsyah Satar resmi mengajukan pengunduran diri dari kursi direktur utama PT Garuda Indonesia yang telah didudukinya selama 10 tahun. Pengunduran dirinya ini bahkan disebut sudah molor dari rencananya semula yakni Oktober 2014.
Emirsyah mengungkapkan pencapaian Garuda Indonesia saat ini tidak pernah disangkanya. Pasalnya, prestasi Garuda Indonesia diakui hingga dunia internasional.
"Saya rasa apa yang telah dicapai oleh Garuda (Indonesia), bahkan pihak internasional juga tidak menyangka, kita bisa sampai di titik ini," ujar Emir di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (11/12).
Menurutnya, prestasi Garuda Indonesia salah satunya menjadi maskapai terbaik nomor 7 di dunia. "Selain itu, Garuda Indonesia juga baru saja mendapat predikat The Best Cabin Crew," tuturnya.
Namun, dia meminta penerusnya tidak lantas berpuas diri. Pasalnya, Garuda Indonesia masih membutuhkan banyak pengembangan, khususnya untuk mengantisipasi meningkatnya pasar domestik.
"Indonesia tahun 2030 di mana mc kenzie sudah memprediksi menjadi ekonomi nomor 7 di dunia. Makin makmur rakyat, maka mau terbang, tidak mau ambil transportasi lain. Kita di Garuda harus mempersiapkan investasi agar kesinambungan pertumbuhan jalan terus," ungkapnya.
"Kalau kita lihat, dari segi jumlah pesawat, memang kita masih kecil. Bila dibandingkan dengan tetangga-tetangga kita memang masih belum gede. Namun, market kita yang paling besar di Indonesia," tandasnya.
Dia melanjutkan, pekerjaan rumah bos baru Garuda Indonesia nanti juga ialah mengeksekusi rencana kerja yang sudah dibuatnya. Bos baru tidak perlu lagi memusingkan masalah pendanaan karena Garuda Indonesia telah mendapatkannya.
"Kita sudah buat quantum leap ke depan. Pengembangan ke domestik. Armada yang baru, pendanaan sudah fixed sekarang tinggal eksekusinya," jelas dia.
Baca juga:
Alasan di balik Emirsyah Satar mundur dari bos Garuda Indonesia
Mantan Dirut Bank Mandiri siap jika dipilih jadi bos Garuda
Kementerian BUMN sudah terima surat pengunduran diri bos Garuda
Emirsyah Satar tinggalkan kursi bos Garuda Indonesia
Bos Garuda ingin penggantinya paham industri penerbangan
Emirsyah yakin Garuda Indonesia takkan merugi tahun depan