Ini pesan JK untuk importir daging sapi swasta
Pihak swasta untuk menyiapkan segala infrastruktur hingga jalur distribusi agar kualitas daging sapi tetap terjaga.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan harga daging sapi bisa ditekan hingga ke angka Rp 80.000 per kilogram (kg) dari harga saat ini yang masih berada di kisaran Rp 120.000 per kg. Untuk merealiasasikan instruksi tersebut, pemerintah membuka keran impor daging sapi sebanyak 27.400 ton. Kali ini, pemerintah membuka keterlibatan pihak swasta dalam impor daging sapi dengan memberi kuota sebesar 23.200 ton.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyerahkan sepenuhnya mekanisme impor daging sapi kepada Kementerian Perdagangan.
"Soal impor daging, ya saya tidak mengetahui pasti nama-nama atau perusahaan apa yang ditugaskan. Itu masalah yang ditugaskan kepada menteri perdagangan untuk mengatur itu," kata JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (10/6).
Namun, JK menegaskan perusahaan-perusahaan swasta yang diberi kesempatan terlibat, harus memiliki kompetensi dalam hal impor daging sapi.
"Tapi mengimpor daging itu harus punya sistem dan fasilitas karena yang mengimpor itu harus punya cold storage, kalau tidak dia rugi sendiri bisa busuk dia punya daging. Harus punya jalur distribusi ke bawah," ucap JK.
JK mengingatkan pihak swasta untuk menyiapkan segala infrastruktur hingga jalur distribusi agar kualitas daging sapi impor tetap terjaga.
"Jadi saya kira tidak mudah untuk pemain baru pada saat yang kritis ini, pada saat lebaran. Mesti punya pengalaman dan fasilitas," tegas JK.
(mdk/sau)