Ini penyebab robohnya plafon Terminal 3 Ultimate Bandara Cengkareng
"Saat ini tim kami sedang melakukan perbaikan plafon tersebut yang akan selesai malam ini. Pekerjaan ini masih menjadi tanggung jawab KSO Kawahapejaya (Wijaya Karya/Waskita Karya),"
PT Angkasa Pura II (Persero) membenarkan adanya plafon yang jatuh di Terminal 3 Ultimate, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Robohnya plafon ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan telah dibersihkan sejak pukul 10.25 WIB.
Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini masih dalam kondisi pemeliharaan yang merupakan tanggung jawab dari konsorsium Kawahapejaya Indonesia KSO (Wijaya Karya/Waskita Karya).
Project Manager Pengembangan Terminal 3 KSO Kawahapejaya (Wijaya Karya / Waskita Karya), Yulianto menjelaskan, penyebab jatuhnya plafon ini karena ada pekerjaan pemeliharaan fasilitas Ducting.
"Dan saat ini tim kami sedang melakukan perbaikan plafon tersebut yang akan selesai malam ini. Pekerjaan ini masih menjadi tanggung jawab KSO Kawahapejaya (Wijaya Karya/Waskita Karya)," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (15/12).
Yulianto mengatakan, akibat jatuhnya plafon ini, pihaknya akan melakukan meningkatkan proses quality control sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.
Saat ini Operasional Terminal 3 berjalan dengan normal dan PT Angkasa Pura II berkomitmen terus meningkatkan pelayanan untuk kenyamanan seluruh pengguna jasa bandara.
Baca juga:
Penerbangan tetap normal meski plafon Terminal 3 Ultimate roboh
AP II sebut plafon di Bandara Soekarno-Hatta bukan roboh cuma lepas
Plafon Bandara Ultimate Soekarno-Hatta tiba-tiba roboh
Jelang liburan, terminal 3 ultimate belum beroperasi penuh
Terminal 3 dongkrak pelayanan Garuda jadi lebih baik