Ini penyebab ekonomi Indonesia belum tumbuh tinggi
Jumlah pengusaha Indonesia masih di bawah dua persen dari total penduduk Tanah Air.
Jumlah pengusaha Indonesia masih di bawah dua persen dari total penduduk Tanah Air. Ini jadi salah satu penyebab ekonomi Indonesia belum bisa tumbuh tinggi.
Ini diungkapkan Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil dalam Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), di Bandung, Minggu (12/1) malam.
"Pengusaha itu berpikir untuk menciptakan lapangan kerja dan menciptakan produk-produk yang kompetitif. Memang masalahnya jumlah wirausaha di Indonesia itu rendah sekali."
Menurutnya, jumlah pengusaha melimpah menjadi indikator negara maju. Sementara, masyarakat Indonesia selama ini masih cenderung mencari pekerjaan ketimbang menciptakannya.
Namun, kultur itu dinilainya sudah mulai didobrak oleh kalangan terpelajar. Saat ini, banyak mahasiswa sudah mulai menciptakan pekerjaan menyusul semakin sempitnya lapangan kerja.
"Namun, memang perlu waktu untuk jadi pengusaha," kata dia.
Sofyan berharap, Hipmi dapat mendorong generasi muda untuk menjadi pengusaha.
(mdk/yud)