Ini penjelasan Ramayana soal penutupan 8 gerai di seluruh Indonesia
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) angkat bicara adanya kabar penutupan delapan gerainya di seluruh Indonesia. Penutupan gerai tersebut berada di Gresik, Banjarmasin, Bulukumba, Bogor, Pontianak, Sabang dan Surabaya. Untuk dua gerai di Surabaya sudah dilakukan penutupan.
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) angkat bicara adanya kabar penutupan delapan gerainya di seluruh Indonesia. Penutupan gerai tersebut berada di Gresik, Banjarmasin, Bulukumba, Bogor, Pontianak, Sabang dan Surabaya. Untuk dua gerai di Surabaya sudah dilakukan penutupan sedangkan enam sisanya akan tutup pada 28 Agustus 2017.
Sekretaris Perusahaan RALS Setyadi Surya mengatakan penutupan tersebut tidak ada kaitannya dengan operasi Ramayana di seluruh Indonesia. Menurutnya, penutupan ini hanya adanya perubahan format gerai yang semulanya supermarket menjadi departement store.
"Di Ramayana ada dua divisi yaitu supermarket dan departement store. Yang supermarket diubah termasuk delapan gerai itu," ujar Setyadi kepada merdeka.com di Jakarta, Sabtu (26/8).
Dia menegaskan pihaknya sudah melakukan konsolidasi dan kajian-kajian untuk bisnis supermarket. Sebab, lanjutnya, persaingan di bisnis ritel sangat keras dengan banyaknya kompetitor yang juga merubah format gerainya.
"Kompetitor juga mengubah bisnisnya untuk bersaing di bisnis ritel," katanya.
Setyadi menjelaskan departement store saat ini lebih berkembang dan lebih baik ketimbang supermarket. Dia memastikan penutupan gerai ini bukan salah satu alasan Ramayana tutup operasi.
"Bukan soal itu. Ini hanya merubah format gerai. Tak ada pengurangan gerai," pungkasnya.
Baca juga:
Ulang tahun pertama, ES.ID hadirkan promo FantastiES Anniversary
Anak muda tak tertarik payudara, Hooters tutup toko
Sarinah akan buka 10 cabang di hotel dan bandara seluruh Indonesia
Bos Sarinah akui geliat industri ritel menurun tahun ini
Mendag Enggar: Tidak ada satu pun penjualan toko ritel turun
Rayakan HUT RI dengan pesta diskon 17-an dari Electronic Solution