LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini langkah Pertamina perbaiki kinerja fasilitas kilang

Direktur Pengolahan Pertamina, Toharso mengatakan, lima langkah perbaikan tersebut yaitu Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), keandalan, efisiensi, optimasi dan perbaikan organisasi serta pengembangan SDM.

2017-01-24 17:33:08
Pertamina
Advertisement

PT Pertamina (Persero) berencana menerapkan lima langkah prioritas untuk memperbaiki kinerja operasional fasilitas pengolahan minyak (kilang). Hal ini untuk mengurangi kerusakan pada kilang dan ketahanan pasokan guna menurunkan impor Bahan Bakar Minyak (BBM).

Direktur Pengolahan Pertamina, Toharso mengatakan, lima langkah perbaikan tersebut yaitu Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), keandalan, efisiensi, optimasi dan perbaikan organisasi serta pengembangan SDM.

"Kelima aspek tersebut, sangat penting untuk meningkatkan ketahanan pasokan BBM," ujar Toharso, di Jakarta, Selasa (24/1/2017).

Advertisement

Dia menegaskan, fokus utama aspek HSSE adalah tidak ada kejadian kecelakaan kerja yang dapat menimbulkan fatality atau kematian. Pertamina, lanjutnya, juga akan seaktif mungkin untuk mencegah terjadinya pencemaran akibat operasi kilang.

Kendala kilang ini akan difokuskan untuk mencapai zero unplanned shutdown atau berhenti beroperasi. Salah satu adalah upaya konsisten dan disiplin pada jadwal pemeliharaan kilang baik yang bersifat parsial maupun menyeluruh.

"Kami juga akan meningkatkan efektivitas inspeksi sehingga dapat diketahui secara lebih dini sebelum alat rusak. Pada prinsipnya apabila kita bisa tekan angka kehilangan waktu operasi, kinerja kilang semakin baik dan produksi bisa sesuai target dan pada akhirnya pasokan BBM nasional semakin andal," jelas Toharso.

Advertisement

Ketiga, efisiensi melalui beberapa langkah dengan mengurangi kehilangan produksi hingga 50 persen di bawah realisasi tahun 2016. Selain mengurangi losses, Pertamina juga akan melakukan pengadaan bahan maupun peralatan kilang secara terpusat sehingga dapat menurunkan biaya.

Kemudian, keempat adalah optimasi yang fokus pada upaya peningkatan yield valuable product menjadi 79 persen dari saat ini sekitar 74 persen. Selain itu, Pertamina juga menargetkan penurunan biaya operasi hingga menjadi hanya USD 3 per barel.

Terakhir adalah organisasi dan pengembangan SDM. Perubahan organisasi pada Oktober 2016 melalui pembentukan Direktorat Pengolahan yang melahirkan kebutuhan formasi sumber daya manusia.

"Oleh karena itu kami akan kembali membuka peluang kerja baru untuk mengisi posisi-posisi engineer yang akan ditinggalkan oleh pekerja yang memasuki usia pensiun," pungkasnya.

Baca juga:
Pipa bocor buat kilang Balikpapan sempat berhenti operasi seminggu
Kilang tak dirawat, Pertamina alami gangguan operasi 35 kali di 2016
DPR sebut kontrak baru ONWJ tak sesuai skema gross split
ONWJ resmi jadi blok migas pertama pakai sistem gross split
Jokowi diminta percepat program satu harga BBM di seluruh Indonesia

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.