LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini kondisi perekonomian dunia terkini pantauan BI

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyatakan ekonomi AS diperkirakan tumbuh tinggi dengan inflasi yang semakin meningkat. Sementara pertumbuhan ekonomi Eropa terindikasi tidak sekuat prakiraan sebelumnya dan pertumbuhan ekonomi China juga belum meningkat. Dinamika tersebut mendorong perlambatan pertumbuhan volume perdagangan.

2018-07-19 16:26:22
Bank Indonesia
Advertisement

Bank Indonesia (BI) menilai saat ini kondisi ketidakpastian pasar keuangan global tetap tinggi. Ketidakpastian tersebut tetap tinggi di tengah dinamika pertumbuhan ekonomi dunia yang tidak merata.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyatakan ekonomi Amerika Serikat (AS) diperkirakan tumbuh tinggi dengan inflasi yang semakin meningkat. "Sementara pertumbuhan ekonomi Eropa terindikasi tidak sekuat prakiraan sebelumnya dan pertumbuhan ekonomi China juga belum meningkat," kata Perry di Kantornya, Jakarta, Kamis (19/7).

Dia menjelaskan bahwa dinamika ekonomi dunia tersebut mendorong perlambatan pertumbuhan volume perdagangan dan harga komoditas. "Dengan inflasi yang meningkat, The Fed diperkirakan akan melanjutkan kenaikan Fed Fund Rate (FFR)," ujarnya.

Advertisement

Selain itu, ketegangan perdagangan antara AS dan China telah meningkatkan risiko di pasar keuangan global serta keberlanjutan pemulihan ekonomi dunia.

"Berbagai perkembangan tersebut telah mendorong penguatan mata uang dolar AS terhadap hampir seluruh mata uang dunia termasuk Rupiah. Ketidakpastian pasar keuangan global yang tinggi juga mengakibatkan berlanjutnya pembalikan modal dari emerging market."

Advertisement

Baca juga:
Sejak awal tahun, BI catat Rupiah telah melemah sebesar 5,81 persen
Ini alasan BI tahan suku bunga acuan di 5,25 persen
BI pertahankan suku bunga acuan di 5,25 persen
LPS: Kenaikan BI Rate sudah mulai diterima pasar
BI: Rupiah berpotensi menguat hingga akhir tahun
BI: Nilai tukar Rupiah sudah temukan titik keseimbangan
Bank asing lebih rajin beri kredit ke UMKM dibanding bank lokal

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.