Ini kemewahan Pelabuhan Tanjung Perak, nyaman seperti di bandara
Dalam terminal penumpang disediakan 2 garbarata, akses penumpang dari ruang tunggu ke kapal.
Citra pelabuhan yang tak rapi, dipatahkan setelah melihat wajah Pelabuhan Tanjung Perak saat ini. Pelabuhan di ujung pulau Jawa ini semakin mewah dan elegan setelah dilengkapi terminal penumpang Gapura Surya Nusantara.
Kapasitas penumpang kini bertambah dua kali lipat. Dari sebelumnya berkapasitas 2.000 sekarang menjadi 4.000 penumpang. Direktur Utama Pelindo III (Persero) Djarwo Surjanto menuturkan, investasi untuk pembangunan terminal penumpang yang kini membuat wajah Pelabuhan Tanjung semakin elegan, mencapai Rp 160 miliar.
Terminal penumpang ini cukup mewah layaknya terminal bandara berkelas internasional. "Terminal ini terdiri 3 lantai dengan luas 16.120 meter persegi," ujar Djarwo usai peresmian Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/10).
Djarwo menambahkan, di dalam terminal penumpang disediakan 2 garbarata atau jembatan berdinding dan beratap yang menghubungkan ruang tunggu penumpang ke kapal.
Biasanya, garbarata kita lihat di bandara, yang memudahkan akses penumpang dari ruang tunggu ke pesawat.
"Dua unit garbarata boarding bridge ini menghubungkan terminal penumpang dengan kapal melalui fasilitas berupa lorong," jelasnya.
Dia menjelaskan, sistem operasional di bandara juga diterapkan di Pelabuhan Tanjung Perak. Penumpang disediakan ruang khusus atau yang dikenal dengan istilah boarding room di bandara.
"Jadi disediakan ruang tunggu untuk penumpang saat mulai masuk dan cek in kemudian ke ruang tunggu, istilahnya boarding kan," jelasnya.
Kemewahan lain yang bisa ditemui di Pelabuhan ini adalah sistem Sewage Treatment Plant (STP).
"Yaitu sistem air yang dapat mendaur ulang air buangan dari gedung itu sendiri menjadi air untuk flushing toilet," ungkapnya.
(mdk/noe)