LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini Kekuatan dan Kelemahan UMKM Indonesia

Sekretaris Menteri Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menyatakan, kontribusi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) cukup besar bagi perekonomian Tanah Air. Dari total 64,19 juta UMKM di Indonesia, kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp8.573 triliun.

2021-04-28 11:12:51
UMKM
Advertisement

Sekretaris Menteri Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menyatakan, kontribusi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) cukup besar bagi perekonomian Tanah Air. Dari total 64,19 juta UMKM di Indonesia, kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp8.573 triliun.

"Kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto 61,07 persen atau senilai Rp8.573 triliun," jelasnya dalam webinar Pemulihan Ekonomi untuk Sektor UMKM Nasional, secara virtual, Rabu (28/4)

Selain memiliki kontribusi terhadap PDB, UMKM juga mampu melakukan penyerapan tenaga kerja mencapai sekitar 97 persen. Kemudian dari sisi investasi sektor UMKM secara keseluruhan bisa mencapai sekitar 60,42 persen

Advertisement

Meski demikian, di tengah besarnya kontribusi tersebut UMKM tetap perlu didorong. Sebab, kinerja ekspor masih cukup rendah yakni baru 14,37 persen saja. Selain itu, UMKM yang sudah masuk ke e-commerce baru 16 persen saja.

"Banyak hal yang bisa kita catat dari data-data dan profil UMKM ini," jelasnya.

Advertisement

Alasan Pemerintah Jor-joran Bantu UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

Pemerintah terus memberikan bantuan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah situasi pandemi Covid-19. Terbaru, pemerintah siap menyalurkan sejumlah program kepada pelaku usaha kecil dalam 2-4 pekan ke depan.

Sejak awal wabah virus corona bergulir, stimulus yang diberikan memang banyak berfokus pada UMKM. Lantas, apa alasan pemerintah terhadap kebijakan tersebut, sementara perusahaan besar juga banyak yang terpukul akibat pandemi?

Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah sebenarnya memperhatikan semua segmen pengusaha di Tanah Air, mulai dari level terkecil sampai besar.

Budi membeberkan, stimulus banyak diberikan kepada UMKM lantaran kesiapan dana yang dimilikinya mayoritas hanya untuk jangka pendek. Selain itu, secara jumlah pelaku UMKM juga memainkan peran penting dalam perekonomian nasional.

"Memang kami pantau juga bahwa pengusaha di level UMKM tabungannya tidak sebanyak pengusaha yang besar. Pengusaha di UMKM ini walau kecil tapi jumlahnya sangat banyak, sehingga secara agregat kontribusi ke ekonomi juga besar," tuturnya dalam sesi teleconference di Istana Negara, Jakarta, Rabu (29/7).

Menurut dia, pengusaha UMKM juga menyerap tenaga kerja yang sangat banyak sehingga jadi prioritas pemerintah. Oleh karenanya, presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberi arahan untuk menolong para pengusaha kecil yang kegiatannya mati akibat krisis ini.

"Kami tetap perhatikan segmen lain di pengusaha Indonesia. Tapi fokus pemerintah, arahan presiden tetap agar kita fokus ke UMKM," pungkas Budi.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.