LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini kata bos BKPM terkait tutupnya operasi Ford di Indonesia

Franky menyebut pentingnya pembangunan industri komponen di Indonesia.

2016-01-27 11:37:55
Ford Indonesia Tutup
Advertisement

Ford Motor Indonesia telah menyatakan akan menutup operasionalnya di Indonesia. Penutupan bisnis Ford rencananya akan dilakukan pada semester kedua tahun ini. Hal ini termasuk menutup dealership Ford dan menghentikan penjualan dan impor resmi semua kendaraan Ford.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani merespons keputusan Ford tersebut. Franky menyebut pentingnya pembangunan industri komponen di Indonesia. Ford selama ini enggan membangun industri komponen di Indonesia dan memilih untuk impor dari luar negeri.

"Dengan adanya industri komponen maka hal ini akan menunjang layanan after sales services produsen otomotif. Tanpa industri komponen sulit bagi produsen menyediakan layanan yang berkesinambungan bagi produk otomotifnya," ujar Franky dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/1).

Advertisement

BKPM mencatat bahwa sejak 2010-2015 investasi di bidang otomotif tercatat USD 10 miliar. Kontribusi Jepang terhadap sektor ini cukup mendominasi dengan nilai investasi mencapai USD 7,6 miliar. Investasi di sektor otomotif ini diperkirakan akan terus meningkat dari waktu ke waktu.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah mengetahui kabar penutupan operasi bisnis PT Ford Motor Indonesia. Mundurnya Ford dinilai tak membuat pasar otomotif Indonesia menurun.

Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan mengatakan saat ini Ford hanya berbisnis kendaraan saja. Bahkan, pabrikan asal Amerika Serikat ini tak memiliki fasilitas industri di tanah air.

Advertisement

"FMI sampai saat ini belum mempunyai fasilitas industri di Indonesia, mereka cuma berdagang mobil. Tidak ada pengaruh (terhadap industri otomotif), karena FMI belum punya industri di sini," ujar Putu.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.