Ini Alasan Pertamina Terapkan Scan QR Code untuk Beli Solar Subsidi di Semua SPBU
Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra mengungkapkan, awal penerapan dilakukan pada 1 Juli 2022 lalu. Kurang dari satu tahun, layanan ini berlaku untuk 514 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.
PT Pertamina Patra Niaga telah mewajibkan seluruh konsumen BBM Subsidi jenis Solar untuk membeli dengan melakukan pemindaian atau scana QR Code. Langkah ini sudah mulai diterapkan di sekitar 4.300 SPBU Pertamina di seluruh Indonesia.
Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra mengungkapkan, awal penerapan dilakukan pada 1 Juli 2022 lalu. Kurang dari satu tahun, layanan ini berlaku untuk 514 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.
Awalnya dilakukan uji coba dan pengintegrasian sistem. Sambil berjalan, Ega menuturkan, semakin banyak juga orang-orang yang melakukan pendaftaran ke platform MyPertamina, baik website, aplikasi, maupun pendaftaran secara langsung.
“Proses integrasi selesai, kita launching di 1 Juli 2022, masuk utilisasi pertama masuk untuk solar subsidi," kata dia dia SPBU COCO, Utan Kayu, Matraman, Jakarta, Sabtu (24/6/).
Alasan Diterapkannya Aturan QR Code
Penerapan QR Code subsidi tepat di Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar bukan tanpa alasan. Utamanya karena penyediaan solar dibatasi oleh pemerintah. Kemudian, ada disparitas harga yang tinggi antara solar subsidi dan non-subsidi.
"Karena di sini yang disparitas harga antara subsidi dan non subsidi paling besar dan potensi penyimpangan sangat besar," terangnya.
Untuk itu, dihadirkan QR Code sebagai salah satu upaya untuk melakukan verifikasi data penerima. Termasuk verifikasi penggunaan QR Code sesuai dengan data kendaraan yang mengisi solar subsidi di SPBU.
"Kita pakai QR untuk verifikasi awal. Mulai dari sosialisasi, komunikasi, diskusi, bahkan program transisi, dari yang boleh pakai QR dan tidak, policy-nya yang pakai QR gimana dan yang enggak pakai QR gimana," jelasnya. "Akhirnya, per 22 Juni 2023 seluruh transaksi solar subsidi wajib menggunakan QR Code," tutup Ega.