LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini Alasan Industri Otomotif Indonesia Kalah Dibanding Thailand

Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi basis produksi kendaraan 4x2 (penggerak dua roda). Indonesia juga harus menjadi basis produksi jenis kendaraan sedan, SUV, pick up, dan jenis-jenis kendaraan lain.

2019-01-24 20:37:32
otomotif
Advertisement

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto menyebut bahwa salah satu tantangan pengembangan industri otomotif Indonesia yaitu dalam peningkatan produksi. Hal ini juga yang membuat industri otomotif Indonesia kalah dari negara tetangga, seperti Thailand.

"Kita produksi 1,2 juta, Thailand 2,4 juta unit. Di sana ada 20 perusahaan, padahal di kita ada 22 perusahaan. Pekerja kita separuh dari mereka," kata dia, di Jakarta, Kamis (24/1).

Selain itu, industri komponen pendukung pun Indonesia masih kalah dari Thailand. "Industri komponen tier 1, industri yang terkait langsung ke merek, di sana 700 di kita 500. Jadi ini memang kita masih ketinggalan di angka-angka ini. Terutama di industri komponen tier 2 dan 3, kita cuma 1.000 perusahaan mereka 1.700 perusahaan," jelas dia.

Advertisement

Menurut dia, salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas industri otomotif dalam negeri adalah dengan memperbanyak jenis kendaraan.

Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi basis produksi kendaraan 4x2 (penggerak dua roda). Indonesia juga harus menjadi basis produksi jenis kendaraan sedan, SUV, pick up, dan jenis-jenis kendaraan lain.

"Di Thailand kan lengkap, sedan, pickup, MPV dan lain-lain, sementara kita 4x2 dulu. Makanya kita meyakinkan Indonesia jangan jadi basis 4x2 saja, harus plus sedan, SUV, Plus pick up," ujar dia.

Advertisement

"Buka restoran harus komplit jangan hanya jual gado-gado. Kalau orang lagi nggak mau gado-gado mau nasi goreng nggak ada. Terpaksa ke warung sebelah," tandasnya.

Baca juga:
Menperin Airlangga Beberkan 3 Strategi Genjot Ekonomi RI di 2020
Industri Lithium Indonesia Unjuk Gigi di World Economic Forum 2019
Kemenperin Target Ekspor Perhiasan Tumbuh 5 Persen di 2019
HIPMI Minta Pemerintah Lindungi Merek Lokal
Ini 10 Perusahaan Senjata Terbesar di Dunia, Nilai Penjualan Tembus Rp 633 Triliun
Kemenperin: 8 Kawasan Industri Siap Beroperasi, 10 Dipercepat Pembangunannya

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.