LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ini alasan ESDM usulkan subsidi Solar diubah menjadi Rp 1.500 per liter

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, mengatakan ‎Kementerian ESDM telah mengusulkan tambahan subsidi Solar sebesar Rp 1.000 per liter, dari sebelumnya Rp 500 per liter. Jika dikabulkan maka subsidi Solar menjadi sebesar Rp 1.500 per liter. Usulan tambahan subsidi Rp 1.000 per liter mempertimbangkan arus kas Pertamina.

2018-05-19 18:00:00
BBM Subsidi
Advertisement

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyerahkan keputusan mekanisme tambahan subsidi solar ke Kementerian Keuangan. Penambahan subsidi Solar bertujuan untuk meringankan beban PT Pertamina (Persero).

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, mengatakan ‎Kementerian ESDM telah mengusulkan tambahan subsidi Solar sebesar Rp 1.000 per liter, dari sebelumnya Rp 500 per liter. Jika dikabulkan maka subsidi Solar menjadi sebesar Rp 1.500 per liter.

"Kan usulan ESDM itu tambahan subsidi. Nah itu Kita usulkan segitu (jadinya Rp 1.500). Kita tunggu dari keuangan," kata Arcandra, di Jakarta, Sabtu (19/5).

Advertisement

Arcandra mengungkapkan, usulan tambahan subsidi Rp 1.000 per liter mempertimbangkan arus kas Pertamina. Sebab, saat harga minyak dunia naik pemerintah memutuskan harga Solar tetap, tidak mengikuti pergerakan harga minyak.

‎"Nentuin Rp 1.000 itu di lihat dari cash flownya Pertamina seperti apa. Memang dibutuhkan tambahan subsidi," tutur Arcandra.

Menurut Arcandra, ‎usulan tambahan subsidi Solar akan diolah Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan terlebih dahulu. Sedangkan untuk mekanisme sumber tambahan subsidi, Kementerian ESDM juga menyerahkan keputusan sepenuhnya pada Kementerian yang dipimpin Sri Mulyani tersebut.

Advertisement

"Nanti diolah sama BKF dan Tim Bu Ani (Sri Mulyani). Coba Tanya Bu Ani. Kan bendahara negara dia," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Pemerintah tunggu audit BPK soal penambahan subsidi solar
Ingin cair cepat, tambahan subsidi Solar diusul melalui dana cadangan devisa
3 Momen ini Jokowi sindir pemerintahan era SBY
Pertamina MOR III tambah stok BBM dan elpiji jamin kebutuhan saat Ramadan
Arcandra ingin alat pencatat penyaluran BBM tak hanya untuk BBM subsidi
Pertamina target alat pencatat penyaluran BBM bisa terpasang tahun ini
Demokrat sebut Jokowi sangat tak bijak di saat negara krisis malah salahkan SBY

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.