Ingin berbisnis di Indonesia, investor kudu mulai dari Jakarta
"Karena Jakarta telah didominasi perusahaan internasional."
Investor asing yang ingin mengembangkan bisnis di Indonesia bisa memulainya di DKI Jakarta. Sebagai ibu kota, Jakarta merupakan salah satu megapolitan yang mendominasi dan mengontrol perputaran ekonomi di Tanah Air.
"Sebuah perusahaan apabila ingin terlibat dalam perputaran bisnis di Indonesia, maka mereka boleh dibilang cukup datang ke Jakarta. Karena di Jakarta telah didominasi perusahaan internasional," kata Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pariwisata Marullah Matali Rasyid, dalam siaran pers, Minggu (5/10).
Menurutnya, infrastruktur di megapolitan Jakarta tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai gambaran, saat ini di Jakarta tersedia tidak kurang dari 1.257 tempat hiburan dan rekreasi, menyajikan lebih dari 19 jenis hiburan.
"Untuk itu semakin tingginya minat wisatawan tersebut juga memberi peluang bisnis yang kian besar," katanya.
Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia mengatakan investor mancanegara, terutama Malaysia, antusias menjajaki bisnis pariwisata di ibu kota. Ini terlihat setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dua kali menggelar roadshow promosi pariwisata di Selangor dan Penang, beberapa waktu lalu.
"Rata-rata pertumbuhan wisatawan ke Jakarta sekitar 7-10 persen per tahun. Jakarta Roadshow 2014 juga bertujuan untuk mempromosikan Jakarta sebagai destinasi wisata yang tidak kalah dibandingkan daerah lain di Indonesia dan kota besarlainnya di dunia," katanya.