LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Inflasi Amerika Serikat Turun, Sri Mulyani Harap Harga Komoditas Bisa Stabil

Sri Mulyani menuturkan, penurunan inflasi di AS dan berbagai negara maju lainnya seharusnya bisa membuat harga-harga menjadi lebih stabil. Sehingga bisa memperkuat ekonomi global.

2022-08-11 20:35:00
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Tingkat inflasi di Amerika Serikat (AS) pada Juli 2022 terpantau turun menjadi 8,5 persen dari sebelumnya 9,1 persen pada Juni 2022.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap, turunnya tingkat inflasi ini bisa membawa dampak positif bagi perekonomian global. Artinya, penurunan inflasi di AS dan banyak negara maju tidak menyebabkan resesi.

"Yang diharapkan adalah inflasi di AS dan negara maju menurun tanpa menyebabkan resesi harus terjadi," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers, APBN KiTa, Jakarta Pusat, Kamis (11/8).

Advertisement

Sri Mulyani menuturkan, penurunan inflasi di AS dan berbagai negara maju lainnya seharusnya bisa membuat harga-harga menjadi lebih stabil. Sehingga bisa memperkuat ekonomi global.

"Karena ini kemudian akan menahan dari sisi kebijakan-kebijakan adjustment yang harus dilakukan terutama bank sentralnya The Fed maupun ECB," kata dia.

Bila hal itu terjadi, kata dia, setidaknya inflasi global akan mereda atau minimal sesuai dengan prediksi IMF dan pertumbuhan ekonomi tidak terlalu lemah. Sehingga kondisi ekonomi relatif lebih baik dari yang saat ini terjadi.

Advertisement

"Ini yang kami baca atau prediksikan dari berbagai sumber," kata dia.

Harga Komoditas

Pada akhirnya, harga komoditas bisa dan penerimaan negara tentu berpengaruh. Namun diharapkan penurunannya tidak drastis sehingga pendapatan negara tidak merosot tajam.

"Kita akan lebih open minded, kalau harga relatif stabil dan tidak merosot tajam itu juga ideal bagi kita," katanya.

Sebaliknya, jika harga-harga komoditas turun naik, kondisi ini akan memberikan guncangan tersendiri bagi keuangan negara. Sehingga beban anggaran yang dikeluarkan pemerintah juga besar untuk menahan kenaikan harga di tingkat masyarakat.

"Kalau kemudian harga relatif volatile seperti di grafik tadi, ini guncangan-guncangannya sendiri menimbulkan banyak riak yang harus kita amankan," kata dia mengakhiri.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.