Inflasi 2015 rendah, Jokowi sebut buah kerja keras pemerintah
Inflasi tahun lalu sebesar 3,3 persen.
Presiden Joko Widodo mengungkapkan, Indeks Harga Konsumen (IHK) tahun lalu tercatat inflasi sebesar 3,3 persen. Turun signifikan ketimbang inflasi tahun sebelumnya, 8,3 persen.
Penurunan itu, kata Jokowi, buah dari sikap optimisme dan kerja keras pemerintah menjaga kestabilan harga sepanjang 2015.
"Demand dan supply bahan pangan kami pantau setiap hari," imbuhnya saat membuka perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (4/1).
Setiap hari, menurut Jokowi, dirinya selalu menelepon menteri perdagangan, menteri pertanian, dan Kepala Bulog untuk menanyakan kabar terkait harga pangan.
"Kalau ada berita harga beras akan naik, saya suruh cari siapa yang nimbun," katanya. "Harga beras, cabai, telur merangkak naik, pasti saya telepon. Karena saya punya orang-orang di pasar-pasar tradisional," ungkapnya.
Tahun ini, Jokowi meminta semua elemen bangsa untuk optimistis. Karakter itu dinilainya menjadi kunci untuk membawa Indonesia jauh lebih baik.
"Kalau kita semua optimistis, tentu semua akan berbeda, akan jauh lebih baik," ucap Jokowi.
"Tahun kemarin banyak yang wait and see. Tahun ini semua harus optimistis. Karena, kuncinya di situ."
(mdk/yud)